Wakil Ketua Harian Satgas Covid-19 Kepulauan Riau, Tjetjep Yudiana mengatakan, Gubernur Ansar Ahmad akan menerbitkan edaran peniadaan sementara antigen dan PCR sebagai syarat perjalanan.
Kebijakan itu menyusul stok vaksin yang habis di seluruh Kabupaten/Kota di Kepri.
“Kita akan coba melalui pak Gubernur untuk memberikan diskresi. Mungkin untuk yang ingin bepergian namun belum booster kita berikan surat keterangan,” katanya seperti dikutip dari sijoritoday, Senin (26/9/2022).
Sebelumnya, Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, Sirajudin Nur mendesak pemerintah menghapuskan antigen dan PCR sebagai syarat perjalanan.
Menurutnya, kewajiban antigen dan PCR akan memberatkan masyarakat sementara stok vaksin habis di seluruh daerah.
“Mengenai kewajiban antigen dan PCR ini sebaiknya di tiadakan dulu, kan nggak mungkin kita membatasi aktivitas warga yang belum vaksin, sementara vaksinnya tidak tersedia,” katanya, Kamis (22/9/2022).
Sirajudin juga meminta Dinas Kesehatan Kepri mendesak pusat untuk segera mengirimkan stok vaksin Covid-19.
“Karena itu kita minta Dinkes Kepri untuk aktif mendesak pemerintah pusat untuk mengirimkan vaksin ke Kepri. Presiden juga sudah mewanti-wanti ke Kemenkes agar mempercepat distribusi vaksin ke daerah,” pintanya. (*/nue)




