Karimun. Lendoot.com – Pembelajaran tatap muka pertama do sekolah-sekolah di zona hijau wilayah Kabupaten Karimun mulai berjalan, Senin (11/1/2021).

Bupati Karimun, Aunur Rafiq langsung turun memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada hari pertama dibukanya kembali sekolah- sekolah tersebut.

Ditemani sejumlah jajaran pejabat Dinas Pendidikan Karimun, Rafiq meninjau ke sekolah- sekolah di zona hijau dan memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik.

Sekretaris Dinas Pendidikan Karimun Riza Kurniati dihubungi Senin (11/1/2021) pagi menyampaikan, sekolah- sekolah yang telah diizinkan untuk membuka pembelajaran tatap muka telah menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

“Alhamdulillah semua sekolah yang telah mulai tatap muka semuanya memenuhi syarat, protokol kesehatan benar- benar mereka jalankan. Tadi pak Bupati langsung turun melakukan peninjauan,” kata Riza, Senin (11/1/2021).

Riza mengatakan, setiap siswa yang masuk ke sekolah harus mengikuti aturan yang telah dibuat oleh pihak sekolah, seperti untuk masuk ke sekolah siswa diwajibkan untuk cek suhu tubuh, mencuci tangan dan menggunakan masker.

“Selain itu, jarak kursi siswa juga telah diatur dan satu kelas dibatasi jumlah siswanya. Sesuai dengan ketentuannya, untuk Paud dan TK itu 5 orang dalam satu kelas, SD 14 orang, dan SMP 16 orang,” katanya.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat dua kecamatan yang masih dilakukan peninjauan untuk di buka kembali pembelajaran tatap muka. Dua kecamatan itu, antara lain Kecamatan Kundur dan Kecamatan Belat.

“Untuk dua kecamatan zona kuning masih kita tinjau sampai tanggal 14 Januari mendatang. Apanila status zona sudah meñjadi hijau maka akan segera dibuka,” katanya.

Disinggung mengenai rencana rapid test bagi tenaga pengajar, Riza mengatakan, terkait hal itu pihaknya belum dapat melakukan mengingat tidak tersedianya anggaran untuk hal itu. Namun demikian, ia memastikan tenaga pengajar secara keseluruhan telah menaati protokol kesehatan.

“Tenaga pengajar tidak dilakukan rapid test. Darinrapat evaluasi kemarin, kita telah tanyakan ke dinas kesehatan, namun dikatakan belum tersedia,” katanya.

Seperti diketahui, sebanyak 298 sekolah di Kabupaten Karimun mulai melakukan pembelajaran tatap muka. Sekolah- sekolah tersebut diketahui berada di 6 Kecamatan Zona hijau Covid-19 dan telah dinyatakan memenuhinl syarat sesuai permendikbud.(rko)