Pelaku UMKM Alami Kerugian Akibat Listrik PLN di Tanjungpinang Padam

Pemadaman akan dilakukan dari trafo F SIAK ini akan terdampak di beberapa wilayah, di antaranya; Jalan Simpang Mutiara, Jalan Pangke, Jalan Paya Labu, Kawasan PT Pacifik Granitama,PT KMS, dan sekitaran wilayan Pantai Indah Pangke. Alasan pemadaman terencana pemeliharaan jaringan JTM investasi Medic Lab berupa pemangkasan row pohon dekat TM. Pemadaman diperkirakan akan terjadi sejak pukul am 09.15 WIB sampai dengan 12.00 WIB

Tanjung Pinang, Lendoot.com –  Awal tahun, tepatnya, Minggu (1/1/2023), sejak pukul 04.00 WIB hingga siang hari, listrik PLN di Kota Batam dan Pulau Bintan, padam.

Secara umum, pemadaman listrik ini berdampak terhadap aktivitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya usawahan kuliner di Kota Tanjungpinang.

Atas pemadaman itu,  pelaku UMKM kuliner terganggu usahanya. Kerugian secara materiil sangat dirasakan, terlebih usahawan kuliner kecil yang menggunakan aplikasi pesanan online.

Tentunya listrik yang padam membuat pelaku kuliner online di Tanjung Pinang mengalami kerugian yang cukup besar karena minim pesanan dari pelanggan.

Hingga berita ini ditulis, listrik di Kota Tanjungpinang diperkirakan telah padam selama sembilan jam.

“Rugi besar la..dari pagi belum ada pesan secara online jualan kami,” ujar pemilik usaha Soto Medan EMKA, Sapril Sembiring seperti dikutip dari wartakepri.co, Minggu (1/1/2023) siang.

Ia mengaku aplikasi yang digunakan  tidak berjalan normal dampak dari listrik PLN padam.

“Mungkin teknisnya karena listrik padam, internet tidak berjalan normal atau sama sekali tidak bisa on,” ujarnya lagi.

Bicara nilai kerugian, Ia belum memastikan. Namun akunya pada hari biasa, hasil penjualannya sudah mencapai Rp2 jutaan.

 Ia mengeluhkan kondisi tersebut sembari berharap kondisi listrik kembali normal seperti biasanya. (*/amr)