NATUNA – Kontingen Kabupaten Natuna akhirnya berhasil membuka keran medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau 2026.
Prestasi membanggakan tersebut dipersembahkan cabang olahraga (cabor) akuatik melalui nomor estafet 4 x 200 meter gaya bebas putra. Tak hanya emas, perjuangan atlet akuatik Natuna juga membuahkan tujuh medali perunggu.
Dengan demikian, hingga hari kedua pertandingan, cabor akuatik telah mengoleksi total delapan medali, terdiri dari satu emas dan tujuh perunggu.
Capaian tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Natuna sekaligus awal yang menjanjikan bagi perjuangan kontingen dalam persaingan olahraga tingkat Provinsi Kepulauan Riau.
Torehan ini juga menjadi bukti kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan diri untuk membawa nama daerah di ajang olahraga bergengsi tersebut.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Natuna, Fahmi, menjelaskan, empat medali perunggu berhasil diamankan atlet akuatik pada hari pertama pertandingan.
Sementara pada hari kedua, perolehan medali kembali bertambah dengan raihan satu emas dan tiga perunggu.
Tiga medali perunggu pada hari kedua masing-masing diperoleh melalui nomor 100 meter gaya punggung putra, 50 meter gaya dada putri, serta estafet 4 x 200 meter gaya bebas putri.
Adapun medali emas pertama Natuna dipersembahkan melalui nomor estafet 4 x 200 meter gaya bebas putra, yang menjadi salah satu pencapaian penting bagi kontingen Natuna dalam mengawali perburuan prestasi di Porprov VI Kepri.
“Pada hari pertama, Natuna di cabang akuatik sudah memperoleh empat medali perunggu. Kemudian pada hari ini kembali bertambah tiga perunggu sehingga total menjadi tujuh perunggu, ditambah satu medali emas,” ujar Fahmi.
Menurut Fahmi, keberhasilan tersebut patut disyukuri. Namun, perjuangan kontingen Natuna masih panjang.
Ia mengajak seluruh atlet untuk tetap menjaga optimisme mengingat masih banyak nomor pertandingan dari berbagai cabang olahraga yang akan diikuti.
Ia menyebutkan, rangkaian kegiatan Porprov VI Kepri juga diisi dengan agenda gala dinner yang berlangsung di Kantor Wali Kota Tanjungpinang. Sementara pembukaan resmi ajang olahraga empat tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (31/10/2026).
Fahmi berharap capaian positif dari cabang akuatik dapat menjadi pemantik semangat bagi atlet dari cabang olahraga lainnya untuk turut menyumbangkan medali, khususnya medali emas bagi Kabupaten Natuna.
“Insyaallah kita harus tetap optimistis karena hari ini baru dua cabang olahraga yang dipertandingkan. Kita berharap di cabang-cabang lainnya Natuna bisa memperoleh medali emas,” katanya.
Keberhasilan atlet akuatik tersebut turut mendapat apresiasi dari Bupati Natuna, Cen Sui Lan. Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus penghargaan atas perjuangan para atlet yang telah berhasil mempersembahkan medali emas pertama bagi Kabupaten Natuna, setelah sebelumnya mengawali pertandingan dengan raihan empat medali perunggu.
Menurut Bupati Cen, tambahan medali emas dan perunggu tersebut merupakan pencapaian positif yang patut diapresiasi.
Ia berharap keberhasilan akuatik tidak hanya menjadi kebanggaan tersendiri, tetapi juga mampu membangkitkan motivasi seluruh atlet dari cabang olahraga lainnya untuk tampil maksimal dan terus memperjuangkan prestasi bagi daerah.
“Alhamdulillah, cabor akuatik hari ini berhasil menambah perolehan medali dengan meraih emas, setelah pada hari pertama sebelumnya berhasil memperoleh empat medali perunggu. Ini tentu menjadi hasil yang sangat menggembirakan dan patut kita syukuri,” ujar Bupati Cen pada Sabtu (31/10/2026).
Sama seperti pesan yang disampaikan pada hari sebelumnya, Bupati Cen kembali mengingatkan seluruh kontingen Natuna agar tetap menjaga semangat, disiplin, serta kondisi kebugaran selama mengikuti rangkaian pertandingan di Tanjungpinang.
Ia menegaskan, perjuangan para atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan saat bertanding, tetapi juga kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi jadwal kompetisi yang berlangsung secara berkelanjutan.
“Yang pertama, saya ingin menyampaikan kepada seluruh kontingen Natuna agar tetap bersemangat, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, serta terus memberikan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan. Delapan medali dari cabor akuatik ini harus bisa menjadi pemantik semangat bagi cabor-cabor lainnya untuk terus berjuang dan menambah perolehan medali bagi Natuna,” pesannya.
Lebih lanjut, Bupati Cen berharap keberhasilan yang telah ditorehkan cabang akuatik dapat diikuti oleh cabang olahraga lainnya.
Ia optimistis, dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan dukungan seluruh masyarakat, kontingen Natuna masih memiliki peluang untuk menambah perolehan medali pada pertandingan berikutnya.
Menurutnya, setiap atlet yang mewakili Kabupaten Natuna memiliki kesempatan yang sama untuk mengukir prestasi. Karena itu, seluruh kontingen diharapkan tidak mudah menyerah, tetap percaya diri, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
Di tengah padatnya jadwal pertandingan, Ketua KONI Natuna, Fahmi, juga mengingatkan seluruh atlet agar tetap mengatur waktu istirahat, menjaga kondisi fisik, serta mempertahankan fokus dan konsentrasi saat bertanding.
“Kepada seluruh atlet, kami harapkan tetap semangat, tetap fokus, dan menjaga waktu istirahat agar bisa meraih prestasi yang baik. Kepada masyarakat Natuna, kami mohon dukungan dan doa restunya agar bisa memberikan yang terbaik untuk Natuna,” ungkapnya.
Perolehan satu medali emas dan tujuh perunggu dari cabang akuatik menjadi modal berharga bagi kontingen Natuna untuk terus meningkatkan daya saing dalam Porprov VI Kepri 2026.
Kini, harapan untuk menambah pundi-pundi medali masih terbuka melalui perjuangan atlet dari berbagai cabang olahraga lainnya.
Dukungan masyarakat serta doa dari seluruh elemen daerah diharapkan menjadi energi tambahan bagi para atlet untuk terus berjuang, mengukir prestasi, dan membawa nama Kabupaten Natuna semakin diperhitungkan di tingkat Provinsi Kepulauan Riau. (Rap)



