Karimun, lendoot.com – Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Karimun mulai bersikap tegas dalam penanganan Covid-19. Salah satunya dengan membentuk tim reaksi cepat untuk melakukan penjemputan warga yang terkonfirmasi positif untuk dikarantina terpusat.

Tim reaksi cepat tersebut gabungan dari beberapa unsur, baik dari pihak kecamatan, kelurahan hingga RT/RW, Satpol PP dan dibantu oleh TNI-Polri.

Dengan itu, penanganan percepatan Covid-19 diharapkan dapat dilakukan dengan baik. Sehingga, penyebaran Covid-19 dapat diputus.

Hal itu disampaikan Bupati Karimun Aunur Rafiq terkait langkah pemerintah daerah dalam usaha menekan angka kasus Covid-19.

“Tim reaksi cepat ini, nantinya akan mengevakuasi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk dikarantina secara terpadu atau terpusat,” kata Rafiq.

Sehingga, warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut dapat dilakukan perawatan maupun pemantauan oleh gugus tugas di lokasi karantina.

Bahkan, karantina terpusat tersebut sudah berlangsung dalam waktu terakhir dan silih berganti warga yang masuk.

“Ada yang dinyatakan sembuh, telah pulang,” ucapnya.

Selain itu, Karantina terpusat juga dilakukan di SMA 4 Tebing, bagi warga dinyatakan reaktif atau positif dari hasil rapit antigen.

Sehingga, untuk mencegah terjadinya penyebaran, warga tersebut dikarantina secara terpadu sambil menunggu hasil Swab PCR keluar.

“Kalau untuk di SMA 4 ini, khusus bagi warga yang hasil rapidnya positif, dan dikarantina terpadu untuk menunggu hasil sampel Swab,” ujar Rafiq.(Cl7)