Open Tournament Padel House Batam Meriah, Komunitas Padel Wak Pekanbaru Unjuk Gigi

Komunitas Padel Wak Pekanbaru, Riau, mengirim empat atlet terbaiknya untuk berlaga di Open Turnamen Padel House Batam 2025 yang berlangsung di Padel House Botania 2, Batamcenter, pada kemarin dan hari ini. (ft qori)

Batam – Gelaran Open Turnamen Padel House Batam 2025 yang berlangsung di Padel House Botania 2, Batamcenter, pada Sabtu–Minggu (29–30 November 2025), turut dimeriahkan oleh partisipasi jauh dari Komunitas Padel Wak Pekanbaru, Riau.

Komunitas ini mengirimkan empat atlet terbaiknya, yaitu Hendrisan, Dhafa, Rafi, dan Dicky. Yang menarik, Hendrisan berpartisipasi bersama kedua putranya, Dhafa dan Rafi.

“Kami datang untuk menguji nyali, tes ombak saja. Apalagi turnamen ini diikuti peserta dari Jakarta, Bandung, Medan, hingga Palembang. Ini kesempatan bagus untuk kami,” ujar Hendrisan, seorang pensiunan pegawai negeri yang serius menekuni olahraga raket modern ini.

Hasil Awal Memuaskan

Usaha mereka untuk menguji kemampuan melawan atlet regional membuahkan hasil. Dua pasangan dari tim Padel Wak yang mendapat dukungan dari RS Awal Bros berhasil keluar sebagai juara grup di hari pertama pertandingan:

Hendrisan dan Dhafa memimpin Grup G.

Rafi dan Dicky mendominasi Grup D.

Dhafa, salah satu putra Hendrisan, mengaku senang bisa mencari pengalaman dan mengasah kemampuan di Batam. Ia sangat optimistis dengan perkembangan olahraga padel.

“Kami berharap padel berkembang di seluruh Indonesia dan masuk ke PON. Kalau itu terwujud, kami ingin ambil bagian,” harap Dhafa penuh semangat.

Menurut Dhafa, padel di Pekanbaru semakin diminati, bahkan beberapa lapangan futsal kini disulap menjadi lapangan padel. Partisipasi mereka di Batam menjadi bukti nyata keseriusan komunitas daerah dalam mengembangkan olahraga yang tengah naik daun ini. (rst)