Menkominfo Minta Dewan Pers Siapkan Peta Jalan untuk Jurnalisme Digital

Dia juga mengharapkan payung hukum terkait media sustainability dapat mendorong level of playing field yang lebih fair dan menghasilkan konvergensi usaha industri media. “Setelah proses panjang sudah beberapa kali HPN kita berdiskusi tentang aspek bisnis dari pers jurnalisme dan media yang sampai pada satu titik dibutuhkan adanya payung hukum yang dikenal dengan publisher rights untuk menjaga konvergensi dan membangun playfield yang lebih berimbang,” ungkapnya

 Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate Menteri Johnny mendorong Dewan Pers untuk menyiapkan peta jalan agar penerapan payung hukum sehingga dapat merespon perkembangan jurnalisme digital dengan lebih baik.

Dia juga mengharapkan payung hukum terkait media sustainability dapat mendorong level of playing field yang lebih fair dan menghasilkan konvergensi usaha industri media.

 “Setelah proses panjang sudah beberapa kali HPN kita berdiskusi tentang aspek bisnis dari pers jurnalisme dan media yang sampai pada satu titik dibutuhkan adanya payung hukum yang dikenal dengan publisher rights untuk menjaga konvergensi dan membangun playfield yang lebih berimbang,” ungkapnya seperti rilis yang lendoot terima dari humas kemenkominfo, Senin (13/2/2023).

Menkominfo menjelaskan bahwa dalam menghadapi konvergensi dan menerapkan media sustainability, pers dan jurnalisme perlu mengadopsi teknologi digital. Oleh karena itu, Menteri Johnny mendorong Dewan Pers untuk menyiapkan peta jalan.

“Jangan hanya telepon seluler saja yang 5G,  tetapi media khususnya media penyiaran juga perlu mengadopsi integrated broadcast broadband,” tambahnya.

Menkominfo juga mengingatkan agar penerapan jurnalisme perlu memperhatikan perspektif digital sejalan dengan adaptasi terhadap teknologi,.

“Untuk menjaga lingkungan sekitar yang berimbang, perlu juga menempatkan jurnalisme dan media dalam perspektif baru perspektif digital,” tandasnya.

Menteri Johnny juga mengapresiasi peran akademisi dan mitra ekosistem pers dalam merumuskan regulasi berkaitan dengan publisher rights.

“Proses pembuatan peraturan legislasi kita akan lewati bersama saya berharap proses ini dilakukan dengan lebih cepat karena kita sudah streamline isu dan mengajak untuk partisipasi stakeholders yang lebih aktif sehingga bisa mempunyai meeting point, titik simpul yang sama,” harapnya. (*/mrj)