Lingga, Lendoot.com – Meski berada di posisi juara kedua usai kalah melawan Kerapu Centang FC di laga final, namun Tim Media FC tetap merasa puas.
Kekalahan adu penalti di turnamen mini soccer Desa Tanjung Irat cup IV tahun 2023, tersebut tidak terlalu buruk untuk ukuran para kuli disket yang tergabung dalam satu tim sepak bola tersebut.
“Alhamdulillah, meskipun kalah di adu penalti sudah menjadi suatu kebanggaan saya dan tim karena sudah berjuang keras dan berhasil mendapatkan juara dua,” kata Manajer Media FC, Ruslan usai pertandingan.
Di awal babap pertama permainan kedua tim cukup imbang, namun Media FC terus melakukan gempuran tendangan jarak jauh. Alhasil tak satupun gol tercipta pada babak pertama pada partai final tersebut.
Begitu juga dibabak kedua, permainan media fc lebih dominan, sempat tercipta tiga peluang oleh straiker dari media fc namun tidak satupun gol yang tercipta.
Hingga peluit panjang pun di bunyikan oleh wasit, kemudian, pertandingan dilanjutkan dengan tendangan adu penalti yang dimenangkan oleh Kerapu centang FC.
Ruslan juga mengatakan, kekalahan Media FC melawan Kerapu Centang di laga Final ini jadi titik awal untuk Media FC berlatih lebih keras lagi.
“Meskipun belum meraih juara, namun ini semua tidak membuat semangat kami luntur, justru dengan kekalahan ini akan membuat kami tetap menjaga kekompakan tim,” ujar Ruslan.
Ruslan beharap untuk turnamen seperti ini masih bisa terselenggara ke depannya.
“Saya berharap turnamen ini tetap diadakan di tahun-tahun berikutnya, sebab dengan adanya turnamen seperti ini dapat melahirkan pemain berbakat,” pungkasnya. (amr)




