Natuna, Lendoot.com – Penetapan Natuna sebagai KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) dengan 5 prioritas pembangunan t entunya menjadi daya tarik bagi investor dan media massa.
Senin (23/5/2022), Bupati Natuna Wan Siswandi menyambut kedatangan The Australian Media yang melakukan Audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Natuna terkait penetapan Natuna sebagai KEK.
Dalam Audiensi tersebut Bupati Wan Siswandi menyampaikan bahwa untuk mewujudkan Natuna sebagai KEK harus didukung dengan sarana prasarana yang memadai.
“Untuk mewujudkan kelima prioritas pembangunan Kabupaten Natuna yang tersebut dalam KEK, perlunya dilengkapi dengan infrastruktur yang memadai. Di sini peran pemerintah menyediakan sekaligus memastikan infrastruktur terbangun dengan baik dan sesuai kebutuhan,” jelas Wan Siswandi.
Bicara soal usaha apa saja yang sudah dilakukan, katanya, Pemkab Natuna sudah mendorong pemerintah pusat untuk melakukan berbagai langkah pembangunan di berbagai sektor.
“Selain itu kita sudah menemui 15 menteri untuk berdiskusi dan menyampaikan rencana pemetaan pembangunan Natuna kedepan,” tambah Wan Siswandi.
Dalam kesempatan tersebut The Australian Media menyampaikan beberapa pertanyaan dan topik diskusi terkait pembangunan di Kabupaten Natuna.
Salah satunya adalah terkait isu dominasi China yang dianggap menjadi salah satu ancaman bagi keamanan masyarakat Natuna.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Wan Siswandi menyampaikan bahwa untuk intimidasi China tidak terlalu berdampak karena Kabupaten Natuna dilengkapi dengan pertahanan yang sangat kuat. Sehingga ini menimbulkan rasa aman kepada masyarakat.
Selanjutnya terkait topik Kabupaten Natuna menjadi pusat perhatian UNESCO dengan ditetapkannya Natuna sebagai Pusat Geopark Nasional, Bupati Wan Siswandi menyampaikan bahwa Dinas Pariwisata terus bersinergi untuk mengembangkan wilayah geopark sebagai destinasi wisata.
Dalam diskusi tersebut The Australian Media juga membahas terkait Pulau Laut sebagai pusat pertahanan. “Kita percaya bahwa Natuna menjadi salah satu kabupaten yang sangat diperhatikan pemerintah pusat. Penetapan Pulau Laut sebagai wilayah Pertahanan adalah wewenang pemerintah pusat,” ujarnya.
Terkait setuju atau tidaknya dengan penetapan Pulau Laut sebagai Pusat pertahanan, katanya, Pemkab Natuna tentu setuju karena selama itu dapat terus mendukung keamanan Kabupaten Natuna.
Di akhir audiensinya dengan The Australian Media Bupati Natuna Wan Siswandi menyampaikan bahwa, pemerintah daerah terus bersinergi untuk mendukung pembangunan Natuna dengan penyediaan infrastruktur yang memadai. (dan)




