Batam, Lendoot.com – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Batam mulai mengeluarkan jagoannya untuk menghadapi Pilkada Kota Batam 2024 mendatang.
Muncul sebuah nama yang notabene adalah mantan wartawan senior lulusan Kompas, Surya Makmur Nasution. Politisi yang digiring PKB untuk ikut bertarung pada Pilkada Kota Batam pada 2024 mendatang.
Penggiringan nama politisi yang dikenal dengan sebutan MSN itu terungkap dalam surat rekomendasi hasil Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) PKB Batam belum lama ini.
Ketua DPP PKB Marwan Dasopang juga mendukung majunya SMN sebagai kandidat Cawako Kota Batam 2024.
Untuk diketahui, berikut ini profil singkat SMN yang sudah dikenal sebagian besar masyarakat Kota Batam.
Surya Makmur Nasution lahir dan dibesarkan di Serbelawan, Batu Nanggar Sumatera Utara pada 4 Maret 1970.
Surya Makmur Nasution mengenyam pendidikan SD hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di sana. Tahun 1988, Surya Makmur Nasution melanjutkan kuliah di Fakultas Syariah Institute Agama Islam atau yang dikenal sekarang dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara.
Selama menjadi mahasiswa, ia juga masih aktif bergabung dengan berbagai organisasi, seperti Senat dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Di sanalah Surya Makmur mulai mengenal dunia Jurnalistik. SMN ikut pendidikan jusnalistik dan mulai aktif di pers kampus UIN Sumatera Utara.
Aktif di pers kampus, artikel-artikel Surya Makmur pun pernah dimuat Harian Kompas, Analisa, Waspada dan Sinar Indonesia Baru.
Setamat kuliah, Surya Makmur Nasution diterima sebagai wartawan Kompas. Ia pun melakoni peran sebagai wartawan dari kurun waktu 1995-2005.
Selepas dari wartawan Kompas, Surya Makmur pun pernah menjadi anggota KPU Provinsi Kepulauan Riau.
Di sanalah karir politik Surya Makmur diawali. Jelang pemilu 2009, Surya Makmur Nasution bergabung dengan Partai Demokrat.
Selanjutnya pada Pemilu 2009, Surya Makmur Nasution mencalonkan diri sebagai calon legislatif dari Partai Demokrat untuk DPRD Provinsi Kepri.
Langkah politik SMN ketika itu cukup gemilang. Dia pun terpilih sebagai anggota DPRD Kepri periode 2009-2014.
Lima tahun bertungkus lumus sebagai wakil rakyat di DPRD Kepri, SMN ingin naik kelas.
Dia pun menatap kursi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia. Sayangnya keinginannya jadi Senator Senayan belum terwujud.
Memiliki aura kepemimpinan yang kuat, SMN pun pada Pilkada Batam 2015 lalu pun didorong mencalonkan diri. Sayangnya, SMN belum memperoleh pinangan partai politik.
Sekarang, SMN didapuk sebagai Ketua DPC PKB Batam menggantikan almarhum Jefry Simanjuntak yang mangkat. (*/ddh)




