Karimun, Lendoot.com – Saat menemui General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau Kepri Agung Murdifi di Pekanbaru, selain berupaya mengatasi pemadaman bergilir di Kabupaten Karimun, Bupati Karimun juga menyampaikan terkait kondisi kelistrikan di Sungai Ungar.
“Kita juga mengusulkan listrik 2 Megawatt untuk Kecamatan Ungar. Kebutuhan listrik untuk industri tambak udang yang sedang diajukan oleh investor,” terang Bupati Aunur Rafiq, Rabu (22/2/2023).
Investor bidang perikanan dikabarkan sedang menjajaki investasi tambak udang tersebut di lahan seluas 500 hektare di Kecamatan Ungar. “InshaAllah, itu kita dorong. Paling tidak mereka di tahap awal 1MW,” jelasnya.
Upaya Bupati Aunur Rafiq mendorong listrik 2MW untuk investasi tambak udang tersebut cukup beralasan. Mengingat tambak udang ini, jelasnya, akan dapat menampung 700 tenaga kerja di Kecamatan Ungar.
“Kalau ini terealisasi, setidaknya investasi ini dapat menampung 500 sampai 700 tenaga kerja,” pungkasnya. (msa)
Permasalahan listrik menjadi perhatian serius Bupati Karimun Aunur Rafiq. Bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Rafiq menyempatkan diri menjumpai General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau Kepri Agung Murdifi di Pekanbaru, akhir pecan lalu.
Dalam pertemuan, Bupati Rafiq mengatakan hasilnya. Salah satunya penyampaian penuntasan program ‘Kepri Terang’, sebagai misi Gubernur Ansar Ahmad.
Bupati Rafiq mengatakan pertemuan itu terkait penyampaian tentang kondisi listrik. Gubernur Ansar, katanya, menyampaikan kondisi listrik untuk provinsi, sedangkan Bupati Rafiq sendiri bicara tentang kondisi listrik di Kabupaten Karimun.
“Saya bicara tentang kondisi listrik di Kabupaten Karimun, dimana listrik di Kabupaten Karimun di beban puncak kita,hanya tersisa satu megawatt. Saat Raya Imlek itu terjadi kerusakan mesin di PLTU Tanjung Seibatak. Itu deficit kita sampai 10 Megawatt (MW).”




