Karimun, Lendoot.com – Meski Mesin II PLTU Tanjung Sei Batak sudah beroperasi dan sudah dapat disalurkan, namun kondisi kelistrikan di Pulau Karimun, secara umum belum normal.
Pasalnya, kemampuan daya listrik yang dimiliki PLN ULP Karimun saat ini baru kisaran 25 sampai 27 Megawatt MW). Sementara beban pemakaian pelanggannya mencapai 22 sampai 31 MW dalam waktu 24 jam.
“Belum normal bang. Kemampuan kita saat ini 25 sampai 27 MW. Beban Karimun berada di angka 22 sampai dengan 31 MW dalam 24 jam. Jadi masih belum aman terkait pemadaman,” jelas Hendrico, Kepala PLN ULP Karimun kepada lendoot.com, Rabu (1/6/2022).
Hendrico menyebut, selama pemakaian masyarakat di bawah kemampuan daya listrik yang dimiliki PLN ULP Karimun, maka pedamaman bisa dihindari.
“Kita khawatirkan daya bisa turun jika ada trouble di mesin. Makanya, jadwal pemadaman tetap kita buat bang,” ungkapnya.
Sementara naik atau turunnya pemakaian listrik masyarakat, jelasnya, dipengaruhi berbagai faktor, seperti cuaca, hari libur dan acara lain-lainnya. “Kalau cuaca dingin, maka pemakaian agak turun,” ungkapnya.
Kabar baiknya, jika empat unit mesin yang didatangkan dari Bangka sudah mulai beroperasi, maka kondisi kelistrikan yang normal bisa dirasakan.
“Kalau empat mesin baru itu sudah beroperasi, maka kita normal dengan status siaga,” jelasnya. (msa)




