Dandim 0317/TBK, Letkol Inf Agus Rediyanto saat membuka Liga Santri Piala Kasad 2022 di Karimun. (moy)

Karimun, lendoot.com – Liga Santri Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tahun 2022, yang memperebutkan piala Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) resmi dimulai serentak pada, Senin (20/6/2022).

Seperti halnya di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Liga ini digelar di Stadion Badang Perkasa, Kelurahan Darusalam, Kecamatan Meral Barat.

Selain Dandim 0317/Tanjungbalai Karimun Letkol Inf Agus Rediyanto, pembukaan ini juga dihadiri Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, Asisten I Pemkab Karimun Sularno, Kepala Staf Keamanan Rutan Karimun Yongki Yastinanda, Anggota DPRD Karimun Charli Dona, Sekretaris PSSI Karimun Efendi, dan Pa Staf Kodim 0317/TBK.

KASAD, Jenderal TNI DR. Dudung Abdurachman dalam sambutannya yang dibacakan oleh Dandim 0317/TBK Letkol Inf Agus Rediyanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang bekerja keras dalam penyelenggaraan Liga Santri ini.

TNI-AD menaruh perhatian terhadap sepakbola sebagai salah satu cabang olahraga yang diharapkan mampu mengharumkan nama Indonesia dikancah Internasional.

“Harapan itu yang menjadikan TNI-AD bersama dengan PSSI tergugah untuk membangun komitmen bersama demi kemajuan sepak bola tanah air dengan menyelenggarakan Kompetisi Liga Santri yang akan diikuti seluruh santri pondok pesantren yang ada di Indonesia,” ucap Letkol Inf Agus Rediyanto membacakan sambutan KASAD.

Secara khusus, katanya, kegiatan ini sebagai wadah silaturahmi para santri seluruh Indonesia yang ada di 34 provinsi.

Pertandingan Piala Kasad Liga Santri PSSI Tahun 2022 ini akan diawali dari pertandingan di tingkat kabupaten/kota mulai tanggal 20 Juni sampai dengan 30 Juli 2022.

Kemudian pertandingan tingkat provinsi dimulai tanggal 7 Agustus sampai dengan 23 September 2022.

Untuk pertandingan tingkat nasional, akan digelar mulai tanggal 25 September sampai dengan 22 Oktober 2022.

“Melalui kompetisi ini, diharapkan mampu menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa cinta kepada tanah air, bangsa dan negara dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai keagamaan,” kata Letkol Inf Agus Rediyanto. (moy)