Kelompok kesenian Minang Tambua Tasa usai tampil di acara MTQ IX Kepri. (dan)

Anambas, Lendoot.com – Sekelompok seniman minang turut ikut memeriahkan perhelatan MTQ IX Kepri di Kabupaten Kepulauan Anambas.

 Kesenian Minang itu bernama Tambua Tasa yang berasal dari Sumatera Barat (Sumbar) yang menciptakan keramaian tersendiri di perhelatan MTQ IX Kepri di Anambas.

Pandangan masyarakat tertuju dengan bebunyian dari Tabuhan Gandang Tambua di MTQ IX Kepri ini, dan para tamu langsung tertuju kepada para pemainnya.

Bukan hanya keseniannya saja yang asli dari wilayah Sumatera Barat, para pemainnya pun asli dari berbagai wilayah di Sumatera Barat.

Para pemain dari Padang Panjang, Pesisir, Pariaman, Bukit Tinggi ,Payakumbuh, Sawahlunto, dan Padang Kota.

Mereka kini bersatu dalam sebuah wadah organisasi bernama Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB).

Pembina Kesenian Tambua di IKSB Kepulauan Anambas, Akmal Nurzaman, menerangkan, kesenian Tambua ini paling banyak dimainkan di wilayah Pariaman dan Maninjau Kabupaten Agam.

Tambua juga masih sering dimainkan dan menjadi tradisi dalam setiap kegiatan seperti upacara adat ataupun pesta perkawinan.

Lanjut Akmal mengatakan, kesenian Tambua masuk ke Kepulauan Anambas sejak 10 tahun lalu di bawah naungan Ikatan Keluarga Sumatera Barat.

“Karena di Anambas ada banyak pendatang dari Sumatera Barat, semua berkumpul untuk meramaikan suasana ya kita adakan Tambua,” tuturnya.

Selain meramaikan, kesenian ini pun sekaligus untuk mengingat kampung halaman.

Dijelaskannya, Kesenian Tambua dimainkan oleh satu grup atau kelompok, 1 orang sebagai penggendang Tasa atau pemimpin lagu, dan 9 atau 10 orang sebagai gandang tambua. (dan)