Kemkomdigi dan Kemenhub Bersinergi Guna Pastikan Infrastruktur Digital dan Jaringan Telekomunikasi Lancar saat Mudik 2026

Ribuan orang pemudik saat berada di parkiran pelabuhan Batu Ampar Batam, beberapa waktu lalu. (ft dok lendoot)

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menerima audiensi Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Kamis (12/2/2026). Pertemuan strategis ini difokuskan pada sinkronisasi infrastruktur telekomunikasi dan penguatan komunikasi publik guna mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026.

Kolaborasi ini bertujuan memastikan kesiapan jaringan di titik-titik krusial, mulai dari jalur mudik utama hingga simpul transportasi seperti pelabuhan, terminal, bandara, dan stasiun di seluruh Indonesia.

Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa ketersediaan jaringan telekomunikasi yang andal adalah kunci keberhasilan sistem informasi transportasi modern. Dukungan digital diperlukan untuk pemantauan arus lalu lintas secara real-time serta penyebaran informasi kebijakan rekayasa lalin kepada masyarakat.

“Kesiapan infrastruktur fisik harus berjalan beriringan dengan infrastruktur digital. Kami berkomitmen memastikan jaringan telekomunikasi di jalur mudik dan titik kepadatan tetap optimal demi keselamatan dan kenyamanan pemudik,” jelas Meutya.

Salah satu instrumen utama yang disiapkan adalah platform Mudikpedia. Dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM), portal ini merupakan pusat informasi terpadu yang dapat diakses melalui microsite s.id/mudikpedia.

Pada versi 2026, Mudikpedia akan hadir dengan fitur yang lebih lengkap, meliputi:

Integrasi Jalur: Informasi terkini dari Kemenhub dan Bina Marga (Kementerian PUPR).

Pantauan Langsung: Akses Live CCTV untuk memantau titik kemacetan secara langsung.

Layanan Kesehatan & Mudik Gratis: Data dari Kemenkes serta daftar penyedia mudik gratis resmi.

Fitur Baru: Integrasi kalender event pariwisata Lebaran hasil kolaborasi dengan Kemenko Perekonomian.

Keberhasilan platform ini sebelumnya telah membuahkan apresiasi dari Polri pada tahun 2025 atas kontribusi teknologi dalam memantau mobilitas warga. Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan Mudikpedia bukan sekadar panduan jalan, melainkan pusat informasi mobilitas yang aman dan produktif sepanjang periode libur nasional.

Selain kesiapan sistem, Kemkomdigi melalui Ditjen KPM akan mengerahkan tim peliputan lapangan untuk memproduksi konten faktual terkait kebijakan transportasi dan rekayasa lalu lintas agar masyarakat tidak termakan informasi hoaks.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Dirjen KPM Fifi Aleyda Yahya, Dirjen PPI Wayan Toni Supriyanto, Dirjen Hubdat Aan Suhanan, Dirjen Perkeretaapian Risal Wasal, serta Dirjen Hubla Muhammad Masyhud. Sinergi ini diharapkan mampu menjamin pelaksanaan Mudik Lebaran 2026 yang lebih tertib, aman, dan terkendali. (*/rsd)

Artikel ini telah tayang di InfoPublik.id berjudul Kemkomdigi dan Kemenhub Sinkronkan Kesiapan Layanan Arus Mudik 2026