Foto saat petugas membawa jenazah kasus Covid-19. foto hanya ilustrasi. (dok lendoot)

Karimun, Lendoot.com – Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Karimun terus mengalami peningkatan kian harinya.

Tercatat, hingga kini sebanyak 19 orang pasien masih dirawat intensif di RSUD Muhammad Sani. Selain itu, Tim Gugus Tugas juga mengkonfirmasi ada penambahan dua pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Karimun Rachmadi mengatakan, Kabupaten Karimun terdapat dua penambahan pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia.

“Total pasien yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 sebanyak 21 orang. Ada penambahan dua orang kemarin,” kata Rachmadi, Selasa (20/4/2021).

Ia mengatakan, dua pasien positif yang meninggal dunia itu merupakan warga Kecamatan Kundur dan Kecamatan Buru. Keduanya meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

“Untuk pasien di Kundur itu wanita berusia 48 tahun, ia merupakan pasien meninggal probable. Dari pemeriksaan antigennya diketahui positif Covid-19,” katanya.

“Pasien meninggal probable itu tidak sempat kita lakukan swab, karena ia sudah meninggal dunia ketika mau di rujuk ke RSUD Karimun,” ujar Rachmadi.

Sementara untuk pasien meninggal dunia warga Tanjung Hutan Kecamatan Buru merupakan seorang laki- laki berusia 59 tahun. Pasien itu dimakamkan di Smemal Pasir Panjang.

“Hasil traking dari pasien positif dari Kundur ada satu orang reaktif antigen. Sedangkan untuk yang pasien Tanjung Hutan itu masih proses traking, karena meninggalnya kemarin sore,” kata Rachmadi.

Rachmadi menjelaskan, kasus Covid-19 belakangan ini terus alami kenaikan, bukan hanya di Karimun. Daerah lainnya di Kepri juga sama, bahkan untuk wilayah Batam hampir mendekati Zona Merah, begitu juga Tanjungpinang.

“Karimun satu Kecamatan Zona orange, dan 3 Kecamatan Zona Kuning. Mudah- mudahan dapat kita tekan kembali,” katanya.

Ia meminta masyarakat Kabupaten Karimun terus meningkatkan kewaspadaan dengan mematuhi protokol kesehatan. Hal itu, bertujuan untuk terus menekan peredaran Covid-19.

“Apabila tidak waspada, maka ini ada kemungkinan terus meningkat. Jadi kami minta, masyarakat tetap patuhi protkes, jangan abaikan,” katanya.(rko)