Jangan Panik! Pasokan Gas 3 Kg ke Karimun Tambah 8.400 Tabung, Batam 34.160 Tabung

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Aparat Penegak Hukum, untuk mendukung kelancaran distribusi energi kepada masyarakat. “Saat ini, yang diperlukan adalah edukasi tegas dari Aparat Penegak Hukum dan pemerintah setempat untuk menindak pihak-pihak yang menyalahgunakan LPG Subsidi karena bukan peruntukkannya. Secara stok dan distribusi lancar, maka yang diperlukan adalah edukasi tegas dari aparat berwenang,” tegas Satria

Batam, Lendoot.com – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan menambah pasokan LPG 3 kilogram (Kg) sebanyak tiga persen untuk Kota Batam dan empat persen untuk Kabupaten Karimun dari pasokan normal atau biasanya.

LPG atau tabung gas 3 Kg merupakan LPG yang diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu, usaha mikro, nelayan sasaran dan petani sasaran.

“Kuota LPG aman, kami akan menambah pasokan LPG bersubsidi sebanyak 34.160 tabung di Batam dan 8.400 tabung di Karimun. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG selama Ramadan,” jelas Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria seperti dikutip dari kabarbatam, Minggu (26/3/2023).

Satria mengimbau agar masyarakat bijak dalam menggunakan energi dalam hal ini BBM dan LPG. Selain itu, masyarakat juga tidak perlu panik dan khawatir tentang ketersediaan BBM dan LPG di Kepri. “Masyarakat tidak perlu melakukan panic buying, distribusi LPG juga sudah lancar. Beli secukupnya, jangan menimbun dan jangan menjual kembali,” katanya.

Lebih lanjut Satria menuturkan bahwa beberapa waktu lalu ramai di media masyarakat kesulitan mendapat LPG 3 kg dan itu lebih kepada faktor panic buying dan adanya sektor rumah tangga mampu yang masih menggunakan LPG Subsidi. Selain itu, masih banyak ditemukannya usaha menengah ke atas khususnya di jasa kuliner yang masih menggunakan LPG 3 kg dan menyetoknya dalam jumlah banyak bisa lebih dari lima tabung.

Ia menjelaskan, pihaknya juga telah menyediakan alternatif produk LPG yang lebih berkualitas untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Ia pun mengajak masyarakat mampu dan sektor usaha menengah ke atas untuk menggunakan LPG Bright Gas.

“Kami berharap agar pemilik usaha menengah, usaha besar, restoran, masyarakat mampu untuk menggunakan LPG non subsidi, gunakan Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg yang mempunyai beberapa keunggulan dan tetap hemat. Di Bulan Ramadan yang baik ini mari kita gunakan energi dengan bijak, jangan rampas hak masyarakat yang berhak menikmati Subsidi,”ucap Satria.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Aparat Penegak Hukum, untuk mendukung kelancaran distribusi energi kepada masyarakat.

“Saat ini, yang diperlukan adalah edukasi tegas dari Aparat Penegak Hukum dan pemerintah setempat untuk menindak pihak-pihak yang menyalahgunakan LPG Subsidi karena bukan peruntukkannya. Secara stok dan distribusi lancar, maka yang diperlukan adalah edukasi tegas dari aparat berwenang,” tegas Satria.

“Jika masyarakat menemukan adanya penyalahgunaan dalam distribusi BBM dan LPG subsidi agar segera melapor ke aparat berwenang dan menghubungi Pertamina Call Center 135, Pertamina tidak segan untuk menindak tegas Lembaga Penyalur Pertamina yang menyalahi ketentuan dengan menjual LPG di atas HET,” tutup Satria. (*/msa)

Jamin Ketersediaan BBM dan Gas 3 Kg Aman Selama Ramadan

Pertamina melalui anak perusahaannya Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan ketersediaan dan distrinusi BBM dan LPG subsidi tabung ukuran 3 Kilogram, aman di wilayah Batam, Provinsi  Kepulauan Riau.

Memasuki Ramadan 1444 Hijriah, kekhawatiran Masyarakat Kota Batam terkait ketersediaan BBM dan gas subsidi yang langka saat Ramadan, mengingat ini terjadi di beberapa kabupaten dan kota lain di Provinsi Kepri.

 “Stok dan pendistribusian BBM dan LPG aman di Kepri. Kami juga telah menambah pasokan LPG 3 kg sebanyak 12 ribu tabung pada tanggal 21 Maret lalu bekerjasama dengan Disperindag Kota Batam,” ujar

Susanto juga menjelaskan, sebelumnya, Pertamina bersama Disperindag Kota Batam telah menggadakan kegiatan operasi pasar di sembilan kecamatan di Kota Batam. Adapun lokasi penambahan pasokan LPG 3 kg tersebut berada di Kecamatan Sekupang, Bengkong, Batam Kota, Sagulung, Nongsa, Batu Aji, Sei Beduk, Batu Ampar, Lubuk Baja. (*/ddh)