Jalan Kaki 10 Ribu Langkah Mampu Imbangi Dampak Perilaku Hidup Modern

hidup masyarakat zaman sekarang, yang dimanjakan dengan gadget banyak membuat orang malas berolahraga atau minimal bergerak seperti berjalan kaki. Padahal, olahraga jalan kaki itu sebenarnya mudah dan bisa dilakukan segala usia. Tidak harus selalu membutuhkan pelatih, lapangan dan peralatan yang mahal atau pergi ke pusat-pusat kebugaran, yang dibutuhkan hanyalah niat dan disiplin dalam menjalankannya. Anda yang ingin memulai hidup aktif, bisa mencoba jalan kaki sebagai olahraga kardio yang bisa dilakukan kapan dan di mana saja. Meski kelihatannya sepele, manfaat jalan kaki untuk jantung tidak kalah dengan olahraga kardio lainnya, seperti jogging, lari atau bersepeda.

Menjalankan gaya hidup sehat  semakin populer di kaangan masyarakat. Ini dilakukan agar terhindar dari paparan penyakit karena modernisasi yang telah banyak mengubah lingkungan dan perilaku menjadi tidak sehat.

Hal ini disampaikan Advisor Rey, dr Astrid Wulan Kusumoastuti. Ia mendorong masyarakat tetap menyempatkan melakukan latihan fisik demi kesehatan.  Pernyataan ini dikuatkan juga oleh VP Marketing Rey Audi Tangkudung yang menyebutkan bahwa gangguan kesehatan biayanya mahal sedangkan menjaga kesehatan tubuh tidak harus selalu mahal.

Untuk itu, Audi mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan ‘GetReyStarted’, yakni berjalan kaki 10 ribu langkah sekaligus berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik termasuk membership Rey selama 6 bulan yang diadakan pada 12 September – 24 Oktober 2022.

 “Mereka yang jarang berolahraga, tidak menjaga kualitas tidur, kelebihan makan dengan kalori dan gula yang tinggi berpotensi terkena Penyakit Tidak Menular (PTM).”

“Hal ini terutama menyerang para pekerja dan generasi muda yang memiliki rutinitas dan sangat tergantung pada kemudahan teknologi hingga jarang bergerak. Padahal tubuh kita tidak bersifat konstan, ada kalanya imunitas turun dan tubuh akan mengalami proses penuaan sehingga perlu melakukan latihan fisik,“ jelas dr Astrid.

Dr Astrid juga menambahkan bahwa latihan fisik banyak gunanya, seperti meningkatkan kekebalan tubuh dan sistem metabolisme, menjaga stamina dan ketahanan tubuh serta membantu mengendalikan penyakit bawaan dan menurunkan risiko terkena penyakit kritis.

Selain itu, suasana hati tetap terjaga, tidur lebih nyenyak dan berat badan dapat terjaga ideal. Lakukan gerakan secara berulang dengan terencana, terstruktur, dan berkelanjutan. Idealnya dilakukan dengan durasi 150 menit dalam seminggu.

Salah satu latihan fisik yang bisa dilakukan adalah dengan berjalan kaki setidaknya 10 ribu langkah setiap hari.

“Menuju suatu tempat atau lokasi yang masih bisa ditempuh dengan jalan kaki sebaiknya dibiasakan daripada menggunakan kendaraan dan dilakukan secara kontinyu.”

“Berjalan kaki kaki sangat baik untuk kesehatan karena itu jangan ditunda. Apalagi,berjalan kaki dapat dilakukan kapan saja seperti saat Anda makan siang ataumenuju dan pulang ke kantor.”

“Bagi mereka yang giat selain mendapatkan tubuh sehat dan hidup lebih nyaman juga berkesempatan memenangkan sejumlah hadiah menarik bagi yang berpartisipasi dalam #GetREYstarted,” sebut Audi. (*/msa)