HUT ke-81 TNI, Operasi Bibir Sumbing Pertama di Natuna Buka Harapan Baru bagi Warga

NATUNA – Peringatan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Natuna tahun ini menghadirkan layanan kesehatan yang menjadi catatan penting bagi masyarakat.

Untuk pertama kalinya, operasi bibir sumbing dan langit-langit digelar di Natuna secara gratis.

Layanan tersebut dilaksanakan Lanud Raden Sadjad bersama Pusat Kesehatan TNI Angkatan Udara (Puskesau) melalui bakti sosial kesehatan di RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani, Kabupaten Natuna, Minggu (20/9/2026).

Operasi tersebut mendapat dukungan Tim Medis RSPAU dr. Suhardi Hardjolukito Yogyakarta. Tim yang diterjunkan terdiri dari dua dokter gigi spesialis bedah mulut, satu dokter spesialis bedah plastik, satu dokter spesialis anestesi, serta tenaga medis pendukung lainnya.

Kehadiran tim spesialis tersebut memberikan kesempatan bagi warga Natuna yang membutuhkan penanganan bibir sumbing dan langit-langit untuk memperoleh layanan langsung di daerahnya.

Salah satu pasien yang mendapat pelayanan adalah Hamizan Rahmat Darmawan, anak berusia 7 tahun 9 bulan, warga Desa Bunguran Tengah.

Putra pasangan Rahmat dan Devi itu menjalani operasi dalam rangkaian bakti sosial kesehatan tersebut.

Bagi keluarga Hamizan, pelayanan gratis itu menjadi momen yang penuh haru sekaligus membawa harapan baru.

Rahmat menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada anaknya untuk memperoleh penanganan medis di Natuna.

“Terima kasih kepada TNI AU yang sudah menggelar operasi ini di Natuna. Kami sangat terharu dan bersyukur Hamizan mendapat penanganan yang baik. Bagi kami, pelayanan ini sangat berarti dan menjadi kebahagiaan bagi keluarga,” ujar Rahmat.

Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kehadiran TNI dalam memberikan pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.

“Melalui kegiatan ini, TNI bersama seluruh komponen masyarakat hadir memberikan pelayanan kesehatan dan kepedulian secara langsung. Kita ingin manfaat kehadiran TNI semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Onesmus, kegiatan bakti sosial kesehatan menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus bagian dari upaya menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto, S.E.

Ia menyampaikan terima kasih kepada TNI, khususnya TNI AU dan tim medis yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Saya mewakili pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial kesehatan ini. Kegiatan seperti ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tutur Boy.

Selain operasi bibir sumbing, bakti sosial kesehatan tersebut juga menghadirkan sejumlah layanan lainnya.

Data panitia mencatat sebanyak 130 pasien mendapatkan pemeriksaan kesehatan umum, 28 pasien menjalani pemeriksaan gigi, dan 12 anak mengikuti sunat massal.

Kegiatan juga dirangkai dengan pembagian 200 paket sembako kepada masyarakat.

Danlanud Raden Sadjad bersama PIA Ardhya Garini Cabang 9/D.I, unsur TNI-Polri dan Forkopimda Natuna turut meninjau pelaksanaan operasi bibir sumbing tersebut.

Bagi masyarakat Natuna, hadirnya operasi bibir sumbing secara gratis di daerah sendiri menjadi lebih dari sekadar rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 TNI.

Layanan tersebut membuka akses penanganan medis spesialis sekaligus memberikan harapan baru bagi keluarga yang membutuhkan pelayanan serupa.

Di wilayah kepulauan seperti Natuna, kehadiran layanan kesehatan langsung di daerah menjadi bagian penting dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, pelaksanaan operasi bibir sumbing untuk pertama kalinya di Natuna menjadi salah satu catatan penting dari rangkaian bakti sosial kesehatan HUT ke-81 TNI tahun ini. (Rap)