Batam, Lendoot.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepri menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Pelatihan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Bantuan Dana Hibah Provinsi Kepri.
Acara yang digelar di Aston Hotel ini merupakan salah satu program tahunan KONI Kepri yang sudah tersusun di 2023 dan direalisasikan pada tahun 2024.
Kegiatan dihadiri Gubernur Kepri yang diwakili Kadispora Provinsi Kepri M Ikhsan, Ketua Umum KONI Kepri Usep RS.
Ketua Panitia Pelaksana Dr Suyono dan sejumlah Pengurus KONI Kepri. Bimtek ini juga dihadiri para pengurus Pengprov Cabor yang ada di Kepri dengan jumlah 54 Cabor (cabang olahraga) dan KONI kabupaten-kota.
Suyono mengatakan pelatihan ini menghadirkan pemateri dari Dispora Kepri, BKAD Kepri, dan Inspektorat Kepri.
Dalam workshop materi pertama bertema Penerimaan dan Penggunaan Keuangan Bantuan Dana Hibah Kegiatan Olahraga disampaikan langsung Kadispora Kepri Muhammad Ikhsan.
Pamaparan Kadispora disambung dengan Pemaparan Ketua KONI Kepri Usep RS tentang Pengajuan Proposal dan Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Keuangan.
Sedangkan materi kedua disampaikan dari BKAD Provinsi Kepri Penyusunan Laporan Keuangan Bantuan Dana Hibah dan yang ketiga adalah pemaparan materi tentang Pelaporan dan Pertanggungjawaban Serta Pengawasan Keuangan Bantuan Dana Hibah yang disampaikan oleh Inspektorat Provinsi Kepri.
Pelatihan Penyusunan LPj Bantuan Dana Hibah Provinsi Kepri ini, kata Suyono, terkait teknik pelaporan dana hibah yang diberikan Pemprov Provinsi Kepri melalui Dinas Pemuda dan olahraga yang diterima oleh KONI Kepri kemudian disalurkan ke Cabor.
Pelaporan ini adalah bagian yang harus dipahami oleh masing-masing Pengprov dari Cabor-cabor di bawah KONI Kepri.
“Mengingat dana yang dianggarkan dari Pemerintah Provinsi Kepri, diperuntukkan untuk KONI Provinsi Kepri adalah bagian daripada salah satu peningkatan sumber daya manusia terutama dalam bidang keuangan.”
“Pelatihan juga untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan bagaimana membuat pelaporan yang benar. Ini karena hal ini menyangkut penggunaan dana negara yang telah dimaksimalkan oleh Pemerintah Provinsi Kepri dengan tujuan untuk pengembangan sumber daya manusia khususnya di bidang olahraga,” jelas Suyono.
“Pelatihan ini digelar agar jangan sampai nanti ada masalah dalam penyampaikan pertanggungjawabkan. Hal ini juga sesuai Pesan Gubernur Ansar agar dapat mempertanggungjawabkan secara administrasi setiap kegiatan baik yang dilaksanakan Cabor Pengprov dan juga KONI,” ujar Muhammad Ikhsan.
Muhammad Ikhsan menekankan pada kemampuan dan ketrampilan bagi setiap pengurus Pengprov masing masing cabor dalam membuat pelaporan kegitan.
“Yang penting dia (pengurus di cabor) dapat membuat secara betul tentang administrasi pertanggungjawaban keuangan. Ikuti dengan baik agar tidak ada masalah nantinya,” tegasnya. (rst)




