Hentikan Aktivitas di Pelabuhan Kawasan Kolong, KSOP Dinilai Tak Peduli Ekonomi Masyarakat

Karimun, Lendoot.com – Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun menghentikan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Kolong, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kabupaten Karimun, Sabtu (22/10/2022).

Penghentian sementara itu menyusul pemberitaan yang menyebutkan bahwa pelabuhan itu menjadi ‘Pelabuhan Hantu’ tempat penyeludupan berbagai jenis barang- barang ilegal.

Penutupan pelabuhan itu, berdampak terhadap perekonomian masyarakat yang mengantungkan hidupnya di pelabuhan tersebut.

Tokoh Masyarakat setempat Azman Zainal mengatakan, penutupan pelabuhan itu oleh KSOP dinilai tidak memihak dan memperhatikan perekonomian masyarakat.

“Dampak pemberitaan itu, semua jadi gadung. Ini tempat masyarakat cari makan,” kata Azman Zainal, Senin (24/10/2022).

Ia menyebutkan, penghentian aktivitas di pelabuhan itu mulai dilakukan pada Sabtu (24/10/2022) kemarin. Menurutnya, tidak ada pemberitahuan secara resmi oleh KSOP dan mereka juga tidak memberikan izin clearance kepada kapal-kapal disana.

“Clarence kita tidak ditandatangani saat kapal akan berangkat. Jangan main-main dengan masyarakat nanti bisa mendatangi KSOP. Mereka hanya minta keadilan,” katanya.

Ia menjelaskan, pelabuhan itu telah beroperasi sejak tahun 1986 dan memiliki 7 lokasi pelabuhan yang digunakan untuk sandar kapal- kapal pengangkut barang- barang seperti sembako, material dan LPG.

“Satu pelabuhan ada 2 sampai 3 kapal yang saat ini masih tertahan. Di pelabuhan ini banyak buruh yang bekerja. Kita minta KSOP harus cepat selesaikan masalah ini. Jangan hanya karena pemberitaan yang miring soal mereka jadi seperti ini. Kalau ini tidak ditanggapi, kita akan aksi,” katanya.

(rko)