Harga Bahan Pokok Fluktuatif, Disdagin Tanjungpinang Lakukan Pengawasan Intensif

Disdagin saat Sidak di pasar jelang Natal dan Tahun Baru, pagi tadi. (ft fuji)

Tanjungpinang – Beberapa harga komoditas atau bahan pokok masyarakat di Tanjungpinang yang mengalami fluktuasi mendapat perhatian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang.

Dinas ini terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional. Berdasarkan pantauan terbaru, harga daging ayam segar mengalami kenaikan sebesar 1,85% dalam satu bulan terakhir.

Sementara harga bawang merah justru mengalami penurunan. Kenaikan harga daging ayam disebabkan oleh cuaca buruk yang menghambat distribusi dari daerah penghasil. Sebaliknya, peningkatan pasokan bawang merah dari Jawa menyebabkan harganya turun.

Kepala Diskominfo Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menjelaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan distributor dan pedagang untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap stabil. “Kami juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak panik membeli dalam jumlah besar,” ujar Teguh.

Bbeberapa faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga bahan pokok di Tanjungpinang antara lain; Cuaca ekstrem seperti hujan deras dapat mengganggu distribusi dan menyebabkan kenaikan harga.

Termasuk juga peningkatan permintaan menjelang hari besar keagamaan seperti Imlek dapat mendorong kenaikan harga. Dan terkahir, ketersediaan pasokan dari daerah penghasil sangat mempengaruhi harga di pasar.

Pemerintah Kota Tanjungpinang terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok melalui berbagai upaya, seperti; pemantauan harga secara rutin: Disdagin secara rutin memantau perkembangan harga di pasar tradisional.

Koordinasi dengan distributor: Pemerintah berkoordinasi dengan distributor untuk memastikan ketersediaan pasokan. Sosialisasi kepada masyarakat: Masyarakat diimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak panik membeli. (fji)