Gubernur Ansar Serahkan Kartu E-Pas Kecil ke pemilik kapal di Pulau Tulang. (ist)

Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 200 pas kecil elektronik (E-pas kecil) diberikan pada pemilik-pemilik kapal di Desa Tulang, Kecamatan Selat Gelam, Kabupaten Karimun, Kepri.

Penyerahan E-pas kecil tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Bupati Karimun Aunur Rafiq, dan unsur maritin lainnya di Desa Tulang, Selasa (20/9/2022).

E-pas kecil tersebut merupakan hajatan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas I Tanjungbalai Karimun.

E-pas kecil tersebut merupakan tanda daftar kapal atau keabsahan kapal yang berbasis elektronik, yang harus dimiliki oleh setiap pemilik kapal dengan Gross Tonnage (GT) di bawah 7.

“Sudah seharunya kita apresiasi ini, E-pas Kecil bagi kapal di bawah GT 7. Sehingga data kepemilikan kapal atau dokumen jelas, tidak terjadi tumpang tindih,” kata Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Sehingga, Pemprov Kepri yang juga tengah menggagas sistem dengan digitaliasi, dapat disejalankan dalam koneksi data nelayan.

“Saya kira ini kemajuan yang bagus, dan kita semua juga sedang mendorong program digitalisasi hinga ke daerah-daerah,” ucap Ansar.

Gubernur juga menyebutkan bahwa, pihaknya juga melakukan pengecekan di Kabupateb/Kota di Kepri dalam pelayanan publik dalam pengurusan dokumen.

Diketahui, Program tersebut sesuai dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut No. SE.1/DJPL/2020, E-Pas diterbitkan oleh setiap Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Yang mana, guna kemudahan pemberian layanan publik bagi pemilik kapal dapat mengajukan permohonan penggantian Surat Tanda Kebangsaan Kapal berbendera Indonesia yang lama dalam format baru, khususnya untuk penerbitan Pas Kecil (Certificate of Nationality) pada Syahbandar di tempat kapal berada

“Ini merupakan komitmen Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun dengan E-pas Kecil, yang ditarget ada sekitar 2000 an kapal,” kata Kepala KSOP kelas I Tanjungbalai Karimun, Jon Kenedi.

Sehingga, dengan hal itu merupakan wujud nyata dalam pelayaran khusus kapal dengan GT 7. Serta juga sekaligus memberikan edukasi dalam keselamatan berlayar.

Kemudian, ditegaskan oleh Jon Kenedi bahwa dalam pengurusan E-pas kecil bagi pemilik kapal GT 7 ke bawah itu, tidak ada dilakukan pemungutan biasa alias gratis.

“Kita terus berkomitmen, dengan E-pas kecil ini, wujud nayata dalam pelayaran khusus kapal dengan GT 7 ke bawah tanpa dipungut biaya. Sebab, kita juga mengedukasi masyarakat maritim, dalam aspek perlunya keselamatan berlayar,” ujar Jon. Selain pemberian 200 E-pas kecil, KSOP juga memberikan 200 alat keselamatan atau life jacket pada pemilik kapal. Juga pemberian sembako pada masyarakat pulau, serta dana KUR dari perbankan. (rko)