Kepri, Lendoot.com – Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir membuat kewaspadaan nelayan di Provinsi Kepri perlu meningkatkan kewaspadaannya. Ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan ketika nelayan melaut.
Untuk itu, Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri, La Ode Faisal mengimbau nelayan hati-hati melaut.
La Ode juga memberi imbauan agar nelayan mengecek dengan seksama alat keselamatan seperti life jaket dan memastikan kondisi mesin dan kapal dalam keadaan bagus sebelum berlayar.
Nelayan juga harus membawa teman atau beriringan dengan kapal lainnya saat pergi dan pulang melaut.
“Nelayan harus mengecek kelengkapan berlayar, harus utamakan keselamatan,” katanya seperti dikutip dari sijoritoday, Senin (5/3/2023).
La Ode Faisal juga meminta nelayan agar tidak memaksakan diri untuk menangkap ikan jika kondisi cuaca tidak memungkinkan atau masih buruk seperti beberapa hari terakhir ini.
Cuaca ekstrem, katanya, sangat berbahaya bagi nelayan khusunya nelayan di Natuna dan Anambas yang umumnya menggunakan kapal di bawah 5 GT.
“Jangan memaksakan diri untuk ke tengah laut dan saling memberi informasi sesama nelayan,” ujarnya lagi.
Prakiraan BMKG Batam, Aprilia memperkirakan cuaca di Kepri masih berpotensi hujan lebat, banjir, dan gelombang tinggi.
“Secara umum kondisi cuaca Kepulauan Riau diprakirakan hujan dengan intensitas ringan-sedang yang dapat disertai petir kilat dan angin kencang,” katanya.
BMKG Hang Nadim Batam juga sudah mengeluarkan peringatan waspada terhadap gelombang laut tinggi di perairan Kepri.
Untuk perairan Lingga 1,5 meter, perairan Bintan 2,5 meter, serta perairan Kepulauan Anambas dan Natuna mencapai empat sampai lima meter. (*/amr)




