Karimun – Bupati Karimun Iskandarsyah menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2027 di Tanjungpinang, Senin (6/4/2026).
Ajang strategis ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Karimun untuk menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan target provinsi dan nasional, sekaligus memanen apresiasi atas keberhasilan tata kelola kependudukan.
Kegiatan resmi dibuka oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, yang menegaskan bahwa arah kebijakan tahun 2027 akan bertumpu pada penguatan ketahanan ekonomi dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing global namun tetap berkarakter.
Sesuai dengan tema yang diusung, yakni “Pengembangan Potensi Perekonomian Daerah dan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas dan Berkarakter, Didukung Pelayanan Publik yang Bermutu”, Musrenbang ini menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Di sela perhelatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karimun sukses mencuri perhatian dengan menyabet dua penghargaan sekaligus sebagai bukti nyata dedikasi pemerintah daerah terhadap kualitas hidup masyarakat:
Penghargaan Penyusunan Dokumen PJPK: Apresiasi atas keberhasilan menyusun Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Berkualitas Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2025.
Dukungan Diseminasi Informasi KB: Penghargaan khusus kepada Bupati Karimun atas inovasi diseminasi pelayanan Keluarga Berencana melalui video kreatif bertajuk “Budak Mude Molek Ber-KB”.
Prestasi tersebut mempertegas tren positif pengendalian penduduk di Kabupaten Karimun. Saat ini, Bumi Berazam tengah berada pada fase krusial bonus demografi, di mana struktur penduduk didominasi oleh usia produktif yang mencapai lebih dari 65 persen.
Bupati Iskandarsyah menegaskan bahwa rendahnya angka beban ketergantungan ini adalah modal besar yang harus dikelola dengan tepat melalui perencanaan RKPD yang matang.
“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen di Karimun. Fokus kita ke depan adalah memastikan bonus demografi ini benar-benar menjadi mesin penggerak ekonomi daerah melalui penyiapan SDM yang unggul dan pelayanan publik yang prima,” pungkas Bupati. (*/rsd)




