Dari Laut Menuju Batik, Gonggong Jadi Ikon Kuliner dan Budaya Kepulauan Riau

Sajian makanan khas Kepri, gonggong. (foto gonggong.id)

Jika berkunjung ke Kepulauan Riau (Kepri), ada satu hidangan laut yang wajib dicoba: Gonggong (Strombus turturella). Moluska bercangkang unik ini bukan sekadar santapan lezat, melainkan telah menjelma menjadi identitas budaya, bahkan diabadikan sebagai motif batik hingga tugu ikonik.

Popularitas Gonggong tak lepas dari rasanya yang gurih, teksturnya yang kenyal, serta anggapan masyarakat yang meyakini kandungan gizinya cukup tinggi—cocok sebagai sumber protein laut yang otentik.

Varietas Rasa dan Kandungan Gizi

Di perairan Kepri, terdapat setidaknya empat jenis Gonggong yang umum dikonsumsi, masing-masing menawarkan sedikit perbedaan karakteristik:

Gonggong Ayam: Berukuran kecil dan bercangkang hitam.

Gonggong Tipis: Memiliki cangkang berwarna putih.

Gonggong Putih: Dicirikan dengan cangkang yang lebih tebal.

Gonggong Tebal: Dikenali dari cangkangnya yang berwarna merah.

Terlepas dari jenisnya, cara terbaik menikmati Gonggong adalah dengan direbus sederhana, kemudian dicocol dengan sambal khas Melayu yang pedas dan asam. Metode memasak ini menjaga kesegaran dan rasa asli daging Gonggong.

Primadona di Setiap Kota

Saking populernya, Gonggong bukan hanya menu seasonal, melainkan primadona yang tersedia hampir di semua restoran seafood dan hotel di Kepri.

Meskipun secara historis lebih populer di Tanjungpinang (Ibu Kota Provinsi Kepri), hidangan khas Melayu ini mudah ditemukan di seluruh kabupaten/kota lain, termasuk Batam, Karimun, Bintan, Lingga, Natuna, dan Anambas. Gonggong menjadi penanda wajib bahwa Anda sedang menikmati kekayaan bahari Kepulauan Riau.

Ikon Budaya: Tugu dan Motif Batik

Status Gonggong sebagai ikon regional diperkuat dengan inisiatif pemerintah daerah menjadikannya simbol. Di bibir pantai Kota Tanjungpinang, Anda akan menemukan Tugu Gonggong yang megah, berdiri tegak menghadap laut Laman Boenda, menjadi landmark yang tak terpisahkan dari kota tersebut.

Lebih dari itu, siluet cangkang Gonggong yang khas juga diangkat menjadi motif batik. Batik Gonggong kini menjadi suvenir dan warisan budaya yang memadukan keindahan seni kain dengan kekayaan maritim lokal.

Nah, bagi Anda pecinta kuliner yang mencari pengalaman rasa yang otentik, tunggu apalagi! Jom cari restoran seafood terdekat, dan segera pesan sepiring Gonggong rebus hangat dengan sambalnya yang mantap! (**/rsd)