Natuna – Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., dalam Upacara Bendera Bulanan yang digelar di Lapangan Dirgantara Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (18/5/2026).
Dalam amanatnya, Kasau menegaskan pentingnya menjaga disiplin, profesionalisme, serta budaya keselamatan terbang dan kerja di tengah proses modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) TNI Angkatan Udara yang terus berkembang.
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti para pejabat utama serta personel gabungan TNI AU di wilayah Natuna, di antaranya Kadisops, Kadispers, Kadislog, Kadister, Dansatrad 201, Danskadron Udara 52, Danyon Arhanud 14 Pasgat, Kepala RSAU, para Kasi, serta para Dansat jajaran Lanud RSA.
Kasau melalui amanat yang dibacakan Danlanud RSA menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel TNI Angkatan Udara atas dedikasi dan partisipasi aktif dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 TNI AU yang berlangsung aman, tertib, dan lancar di seluruh Indonesia.
Menurut Kasau, keberhasilan modernisasi kekuatan udara tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi dan alutsista, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang memiliki pola pikir maju, budaya kerja disiplin, serta profesionalisme tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Modernisasi alpalhankam harus diikuti dengan modernisasi pola pikir dan budaya kerja. Kesiapan kekuatan udara tidak semata ditentukan teknologi, tetapi juga disiplin, kesiapan operasi, dan profesionalisme seluruh personel,” demikian amanat Kasau.
Selain itu, Kasau mengingatkan seluruh personel TNI AU agar tidak pernah mengabaikan faktor keselamatan terbang dan kerja. Ia menegaskan bahwa pelanggaran kecil yang dibiarkan dapat berkembang menjadi budaya permisif yang berpotensi membahayakan organisasi maupun pelaksanaan tugas.
Dalam amanat tersebut juga ditekankan pentingnya membangun budaya saling peduli antar personel, saling mengingatkan, serta saling meluruskan apabila ditemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan dan nilai kedinasan.
Kasau berharap semangat kebersamaan dan kedisiplinan tersebut mampu menjaga TNI Angkatan Udara tetap menjadi organisasi yang adaptif, andal, profesional, serta siap menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.
Pasukan upacara terdiri dari pleton Perwira gabungan Lanud RSA, Bintara, Tamtama, PNS dan CPNS, personel Satrad 201, Skadron Udara 52, hingga Yon Arhanud 14 Pasgat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, penuh semangat pengabdian, serta mencerminkan komitmen jajaran TNI Angkatan Udara di Natuna dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di kawasan perbatasan strategis Natuna. (Rap)



