Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian Nelayan Jatuh dan Menghilang

 Anambas, Lendoot.com – Pencarian seorang nelayan asal Desa Nyamuk Kabupaten Kepulauan Anambas, Ashadi (59) yang hilang karena diduga terjatuh masih belum ditemukan. Mengingat cuaca di Anambas saat ini masih buruk.

“Kondisi hari ini cuaca masih buruk. Kita minta Basarnas turun ke lokasi melakukan pencarian secara maksimal yakni dengan mengerahkan Helikopter melalui koordinasi lintas sektor,” ujarnya seperti dikutip dari mediakepri.co, Jumat (6/1/2023).

Tim gabungan yang melakukan pencarian terhadap nelayan Desa Nyamuk sudah tiba dan kini berada di titik terjatuh dan hilang.

Di titik terjatuh dan hilang nelayan Desa Nyamuk ini tim hanya menemukan kapal pompong korban.

Sekretaris HNSI Anambas, Dedi Syahputra menyebutkan pompong ditemukan lokasi rumpun ikan Pulau Mala. Lokasi ditemukannya di 4 mil lepas pantai di kordinat 02.38.91/106.22.88.

Pompong yang diduga milik Ashadi (59) nelayan yang hilang sudah ditemukan namun kosong.

“Hanya menemukan pompong dalam kondisi kosong tersangkut di rumpun ikan dengan keadaan tenggelam,” ujar Dedi.

Dirinya menuturkan pencarian terpaksa dihentikan sementara mengingat kondisi gelombang mencapai ketinggian lima meter.  

Sementara itu, Ketua HNSI Kecamatan Siantan Timur, Hambibie menuturkan timsar perlu dukungan sarana yang menyesuaikan kondisi cuaca di lapangan.

“Kita sayangkan pencarian menggunakan speetbot yang tidak bisa menghadapi cuaca extrim,” katanya. (*/rop)