NATUNA — Bupati Natuna Cen Sui Lan mendorong pembangunan Pasar JICA tidak berhenti sebagai pembangunan infrastruktur perdagangan, tetapi mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil tangkapan nelayan Natuna.
Hal tersebut disampaikan Cen saat mendampingi Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Republik Indonesia Arif Havas Oegroseno meninjau progres pembangunan Pasar JICA di Kabupaten Natuna, Rabu (26/8/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Cen bersama Wamenlu berkeliling melihat perkembangan pembangunan sekaligus berdialog dengan pelaksana kegiatan.
Hingga saat ini, progres pembangunan Pasar JICA dilaporkan telah mencapai sekitar 58 persen.
Cen mengatakan, keberadaan Pasar JICA harus dipersiapkan tidak hanya dari sisi bangunan, tetapi juga dari sisi pasar.
Menurutnya, setelah fasilitas tersebut selesai, hasil produksi nelayan Natuna harus memiliki jalur pemasaran yang jelas.
“Kalau melihat JICA memberikan bantuan ini, kita juga harus mencari market-nya. Bagaimana ke depan market-market dari nelayan kita itu harus ada, bisa kita kirim,” kata Cen Sui Lan.
Menurut Cen, pemerintah daerah membutuhkan dukungan untuk membuka jejaring pemasaran, termasuk mempertemukan produk hasil perikanan Natuna dengan calon pembeli atau buyer dari luar daerah maupun luar negeri.
Ia menyebut Wamenlu turut memberikan dukungan untuk membantu pemerintah daerah mencari buyer sekaligus membuka akses pasar bagi hasil perikanan Natuna.
“Beliau juga akan membantu kita mencari buyer dan membuat akses itu,” ujarnya.
Cen menilai dukungan tersebut menjadi peluang penting bagi Natuna.
Sebab, pembangunan Pasar JICA diharapkan tidak hanya memperbaiki fasilitas perdagangan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya nelayan.
Di sisi lain, Cen mengapresiasi progres pembangunan Pasar JICA yang telah mencapai 58 persen.
Ia menyebut, hingga peninjauan dilakukan, pembangunan berjalan dengan baik dan belum menghadapi kendala berarti.
“Pak Wamenlu senang dengan program JICA dari KKP untuk Natuna. Alhamdulillah sudah 58 persen, sudah bagus dan saat ini tidak mengalami kendala,” katanya.
Cen juga menekankan agar pembangunan dikerjakan sesuai rancangan dan mengutamakan kualitas.
Ia meminta pelaksana kegiatan melibatkan tenaga kerja lokal sehingga manfaat pembangunan turut dirasakan masyarakat sejak proses pengerjaan berlangsung.
“Ya, bangun yang benar. Libatkan pekerja lokal biar ekonomi masyarakat hidup,” tegasnya.
Dengan pembangunan yang terus berjalan, Pemkab Natuna berharap Pasar JICA nantinya dapat menjadi salah satu simpul penting dalam pengembangan ekonomi perikanan daerah.
Tidak hanya menyediakan fasilitas perdagangan, tetapi juga memperkuat hubungan antara nelayan sebagai produsen dengan pasar sebagai tujuan produk.
Bagi Natuna, akses pasar menjadi faktor penting agar potensi hasil laut yang dimiliki daerah tersebut dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Karena itu, pembangunan fisik Pasar JICA kini diharapkan berjalan beriringan dengan upaya membangun jaringan pemasaran, sehingga ketika fasilitas selesai dan mulai beroperasi, produk nelayan Natuna telah memiliki pasar yang siap dituju. (Rap)




