Ist

Karimun, lendoot.com – Merasa kecewa atas pembongkaran lapak Bazar Ramadan, organisasi kemasyarakatan (ormas) kepemudaan, pedagang, dan masyarakat melakukan aksi spontanitas menutup paksa Gelanggang Permaianan (Gelper) yang ada di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau pada, Rabu (6/4/2022) sekitar pukul 04.10 WIB.

Aksi tersebut dilakukan buntut dari dirobohkannya stan lapak Bazar Ramadhan yang ada di Pasar Puan Maimun oleh pihak Satpol-PP berdasarkan intruksi dari Bupati Karimun.

Massa yang melakukan aksi tutup paksa Gelper ini kecewa atas sikap Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang mengijinkan tempat hiburan malam (THM) buka dengan aturan 3-3-2, sedangkan stan lapak pedagang dihancurkan oleh Satpol-PP karena tidak ada kepastian diperbolehkan atau tidak untuk berjualan.

Dari pantauan di lapangan oleh awak media ini terjadi dua aksi bersamaan di mana saat pihak Satpol-PP merobohkan stan lapak pedagang tanpa perlawanan.

Massa yang kecewaan terhadap sikap pemerintah sontak langsung menyerbu tempat perjudian yang tidak jauh dari lokasi lapak stan bazar Ramadhan yakni Oriental.

Tidak hanya Oriental, lokasi Gelper seperti Wiko dan Satria juga tidak luput dari aksi tutup paksa yang dilakukan oleh sekumpulan ormas, masyarakat dan pedagang. Mereka mengaku aksi seperti ini akan terus berlanjut.

“Ketika pemerintah tidak ada hati terhadap perut rakyat kecil, maka kami juga akan lakukan hal yang sama terhadap 303 yang ada di Karimun, Semua judi tutup. Enak aja 303 boleh buka dengan aturan 3-3-2 sementara untuk lapak Ramadhan tidak ada penyelesaian,” ucap Surya, ketua Ormas Kerukunan Pemuda Karimun (KPK).

Surya mengatakan pihaknya akan memantau kinerja dari Pemda Karimun, Ia menyebut kalau memang diperintahkan tutup maka tutup semua.

“Sudah lah kalau memang tidak ada hati oknum pejabat pemerintah Karimun ini, maka berlaku adil lah, tidak usah kita yang mau berjualan sedikit pun dipermasalahkan, yang judi nyata-nyata tidak boleh malah dibuat pulak jadwal buka 3-3-2,” ujar Surya.

Di tempat yang sama, Camat Karimun yang juga ada di lokasi mengatakan bahwa dirobohkannya stan lapak bazar Ramadhan ini atas perintah Bupati Karimun.

“Ini perintah Bupati Karimun,” ucapnya.

(*msa)