Aktivitas Domestk Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjung Pinang. (ist)

Tanjung Pinang, Lendoot.com – Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu, sangat memukul para pengusaha angkutan laut, khususnya pengusaha kapal.

Kenaikan tarif menjadi usulan pengusaha kapal di Tanjung Pinang kepada Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau, Junaidi.

Junaidi mengatakan, pengusaha transportasi kapal antar pulau sudah mulai mengusulkan kenaikan tarif penumpang. Usulan ini merupakan imbas naiknya BBM bersubsidi seperti Pertalite Rp10 ribu per liter dan Solar Rp6.800 per liter.

“Jadi yang sudah mengajukan itu beberapa, cuma kita tunggu surat resmi dari mereka,” kata Junaidi.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menganggap wajar kenaikan tarif kapal pascamahalnya BBM Pertalite dan Solar saat ini.

Kendati demikian, ia meminta agar kenaikan tarif tidak terlalu tinggi karena akan membebani masyarakat pasca pandemi Covid-19.

“Wajar saja tarif naik tapi jangan pula kenaikan BBM 54 persen dia (pengusaha kapal) naikkan 54 persen dari tarif sebelumnya,” pintanya. (amr)