Pengurus JMSI Jatim saat menyampaikan kepeduliannya. (ist)

Jatim, Lendoot.com – Dampak kenaikan harga BBM snagat terasa di berbagai lapisan masyarakat bawah, seperti sopir angkutan umum misalnya.

Untuk membantu meringankan beban sopir angkutan umum akibat kenaikan harga BBM tersebut, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan dana pembelian BBM kepada puluhan sopir Angkutan Kota (Angkot) di Surabaya.

Pembagian berlangsung di Komplek Ruko Mangga Dua Jl. Jagir Wonokromo Surabaya. Dihadiri para sopir angkot dengan membawa kendaraannya berjumlah 32 angkutan kota.

Ketua JMSI Provinsi Jawa Timur, Syaiful Anam menyerahkan langsung bantuan yang didampingi para pengurus JMSI Jatim

“Kami tidak cuma menulis atau memberitakan keluhan warga akibat kenaikan harga BBM, tetapi melakukan aksi nyata memberikan bantuan untuk meringankan beban mereka,” ujar Syaiful Anam, yang juga Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Kesejahteraan itu.

Disebutkan, dana bantuan itu berasal dari urunan pengurus dan anggota JMSI Jatim.

“Tidak minta bantuan sponsor. Ini murni urunan anggota, supaya rasa empatinya lebih tinggi. Dan semoga kegiatan ini menjadi amal yang Insya Allah kita berharap Ridho-Nya,” ungkap Cak Anam, panggilan akrabnya.

Para sopir penerima bantuan tampak bahagia, menerima bantuan dari JMSI Jatim.

“Terimakasih. Kami tidak menyangka dari media online JMSI Jatim memberi bantuan. Kami sering membaca berita-berita media online di HP,” ucap Rawi, (61 Th), salah satu sopir Angkot jurusan Wonokromo – Tambaklangri – Gununganyar.

Ia menceritakan, pendapatan dari sopir Angkot kerap tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari, apalagi dengan kenaikan BBM ini. Kendaraannya jenis Suzuki Carry keluaran 1990 memerlukan banyak perawatan, sementara penumpang sepi.

Pengurus JMSI Jatim memilih memberikan bantuan kepada sopir Angkot karena dinilai paling terdampak dengan kenaikan BBM.

“Tanpa kenaikan BBM saja pendapatan mereka kurang. Apalagi BBM naik,” ujar Anam, kembali.

Selain itu keberadaan Angkot di Kota Surabaya masih banyak dijumpai, namun jumlahnya terus berkurang akibat kalah persaingan dengan angkutan aplikasi digital online (Ojol).

Kegiatan JMSI Jatim ini mengawali program kerja kepengurusan hasil pleno tanggal 19 Agustus 2022.

“Mudah-mudahan menjadi do’a pembuka dan berkah dengan berbagi kepada kaum duafa,” kata Cak Anam.

Selanjutnya pengurus JMSI Jatim merencanakan kegiatan lainnya seperti audiensi dengan Pembina, Dewan Pakar, Gubernur, Ketua DPRD dan seluruh Forkopimda Jatim. Juga pelantikan pengurus, konsolidasi daerah (cabang) serta aktivitas lainnya.

“Sebagai organisasi media siber yang sah dan menjadi konstituen Dewan Pers, kami melakukan kegiatan untuk penguatan media online dengan bekerjasama semua pihak, sehingga media online khususnya JMSI lebih dipercaya dan menjadi referensi sehari-hari,” tandasnya.

Namun lanjut Cak Anam, kegiatan nyata kemasyarakatan seperti bakti sosial akan tetap dilakukan.

“Sehingga tidak hanya bisa memberitakan, tapi juga bisa bertindak nyata memberikan bantuan kepada warga yang mengalami kesulitan,” pungkasnya. (les).