Amankan Puluhan Pemakai Sabu di Simpang Dam, Ditresnarkoba Polda Kepri: Identitas Bandar Sudah Kita Kantongi

Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Dony Alexander saat menginterogasi puluhan pengguna sabu yang berhasil diamankan di Simpang Dam, Kampung Aceh. (ft kutipan yuyun)

 Batam, Lendoot.com – Ditresnarkoba Polda Kepri menggelar operasi antik seligi 2024, sebanyak 22 orang yang positif narkoba diamankan, Sabtu (30/3/2024) malam tadi.

Operasi Antik Seligi 2024 yang digelar sejak tanggal 20 Maret hingga 2 April 2024 dipimpin langsung oleh Direktur Ditresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Dony Alexander serta beberapa Kasubdit dan melibatkan Pomal AU dan Pomal Pomal Detasmen Polisi Militer dinas dengan sasaran Simpang Dam Kampung Aceh dan Hotel Pelangi Jodoh, Kota Batam.

Dirresnarkoba Polda Kepri, Kombes Pol Dony Alexander mengatakan, dari 22 orang pemakai sabu tersebut diantaranya 4 wanita. Selain itu, kita juga mengamankan beberapa parang beserta puluhan bong, timbangan dan catatan hasil penjualan narkoba.

 “Dalam bulan puasa ini kita mengamankan 18 laki laki dan 4 orang wanita yang kedapatan positif menggunakan narkoba di Kampug Aceh Simpang Dam,” ujar Kombes Pol Dony.

Sasaran dalam operasi antik seligi 2024 yakni objek tempat yang mana berdasarkan informasi dari masyarakat masih banyak didapati para pemakai narkoba dan marak beredarnya narkoba.

“Dari 22 orang yang diamankan tersebut setelah dilakukan tes urine semuanya positif dan langsung dibawa ke Polda Kepri untuk menjalani pemeriksaan,” jelas Kombes Pol Dony.

Kombes Pol Dony menambahkan, polisi telah mengantongi bandar narkoba yang selalu lari dari kejaran Ditresnarkoba Polda Kepri.

“Kita tegaskan Bandar narkoba segera menyerahkan diri atau kita tembak karena kita (Polisi) telah mengantongi bandar narkoba di Kampung Aceh,” tegas Kombes Pol Dony.

Operasi Antik Seligi 2024 ini, lanjut Kombes Pol Dony, merupakan atensi Kapolri serta Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri agar menekan angka peredaran narkoba di Kepulauan Riau.

“Kepri akan kita bersihkan dari peredaran narkoba dan para bandar akan terus kita kejar,” tutupnya. (yun/rst)