Tanam 12 Bibit Pohon Buah di SDN 012 Ranai, Polsek Bunguran Timur Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

NATUNA — Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana, salah satunya menanam dan merawat pohon. Semangat itulah yang dibawa Polsek Bunguran Timur, Polres Natuna, saat menggelar kegiatan Green Policing bersama kepala sekolah, guru, dan murid SD Negeri 012 Ranai, Jumat (16/10/2026) pagi.

Melalui kegiatan yang berlangsung pukul 07.30 hingga 09.00 WIB di lingkungan sekolah tersebut, polisi bersama warga sekolah menanam 12 bibit pohon buah, terdiri atas empat bibit matoa, empat bibit belimbing hutan, dan empat bibit duku.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi upaya penghijauan lingkungan sekolah, tetapi juga sarana edukasi bagi para murid untuk mengenal pentingnya menjaga kelestarian alam sejak usia dini.

Kapolsek Bunguran Timur, AKP Nellay Boy, mengatakan kegiatan Green Policing merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus upaya menumbuhkan kesadaran anak-anak agar terbiasa menjaga alam di sekitarnya.

Melalui keterlibatan langsung dalam penanaman pohon, para murid diharapkan tidak hanya memahami manfaat tanaman secara teori, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab dalam merawatnya.

Menanam pohon, menurut semangat kegiatan tersebut, bukan hanya soal menempatkan bibit di tanah. Tanaman yang ditanam juga membutuhkan perhatian dan perawatan agar dapat tumbuh dengan baik serta memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Karena itu, keberlanjutan kegiatan menjadi hal penting agar bibit yang ditanam tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan tumbuh menjadi bagian dari lingkungan sekolah yang hijau dan sehat.

Bangun Kepedulian dari Lingkungan Sekolah

Green Policing merupakan pendekatan pemolisian yang mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan melalui edukasi, pencegahan, keteladanan, serta kerja sama dengan masyarakat.

Pendekatan ini tidak hanya berkaitan dengan penanganan pelanggaran hukum di bidang lingkungan, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

Di lingkungan pendidikan, kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal pentingnya penghijauan, menjaga kebersihan, serta menghindari perilaku yang berpotensi merusak lingkungan.

Kolaborasi antara kepolisian dan pihak sekolah juga membuka kesempatan untuk menanamkan nilai kepedulian lingkungan melalui praktik langsung. Dengan demikian, pesan menjaga alam dapat diterima anak-anak melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Bunguran Timur AKP Nellay Boy, didampingi Panit Samapta Ipda Harianto, S.H., Kasi Humas Aiptu David Arviad, S.H., Panit Intel Aiptu Budinata, Kasium Aipda Indra Pratiwi, S.E., serta Panit 2 Binmas Birwan Fitra Yuardi bersama personel Polsek Bunguran Timur dan pihak sekolah.

Diharapkan Memberi Manfaat Jangka Panjang

Penanaman bibit matoa, belimbing hutan, dan duku diharapkan dapat memperkaya penghijauan di lingkungan SDN 012 Ranai.

Ketika tumbuh dan berbuah, pohon-pohon tersebut juga berpotensi memberikan manfaat tambahan bagi lingkungan sekolah.

Namun, manfaat itu bergantung pada perawatan secara berkelanjutan, mulai dari penyiraman, pemeliharaan tanaman, hingga pemantauan pertumbuhannya.

Melalui kegiatan Green Policing ini, Polsek Bunguran Timur mengajak masyarakat untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui tindakan sederhana yang dapat dilakukan bersama, seperti menanam pohon, merawat tanaman, menjaga kebersihan, dan tidak merusak alam.

Dari lingkungan sekolah, kepedulian tersebut diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan yang terbawa hingga ke rumah dan lingkungan masyarakat, sehingga menjaga kelestarian alam menjadi tanggung jawab bersama. (Rap)