Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., membeberkan penyebab pemadaman listrik bergilir yang melanda wilayah Tanjungpinang. Gangguan ini dipicu oleh kerusakan pada dua unit mesin pembangkit listrik di Batam yang menyuplai interkoneksi listrik ke Tanjungpinang dan Bintan.
Atas ketidaknyamanan tersebut, Wako Lis menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha yang terdampak.
“Atas nama Pemko Tanjungpinang, saya memohon maaf atas gangguan aktivitas masyarakat. Saya telah mengonfirmasi langsung, pemulihan dua mesin di Batam hampir selesai. Semoga malam ini pasokan listrik kembali normal,” ujar Lis, Selasa (13/10/2026).
Lis menjelaskan, kapasitas pembangkit listrik di Tanjungpinang saat ini hanya sebesar 37 Megawatt (MW) dan hanya mampu menopang sekitar 30 persen beban kebutuhan wilayah Tanjungpinang-Bintan. Sementara itu, beban puncak rata-rata mencapai 45 MW, sehingga sisanya sangat bergantung pada pasokan listrik dari Batam.
Penjelasan ini sekaligus meluruskan rumor negatif yang sempat beredar di masyarakat mengenai pemadaman tersebut. Lis menegaskan tidak ada unsur kesengajaan dalam gangguan sistem interkoneksi ini.
“Saya ikut merasakan kesulitan warga dan pelaku usaha. Semoga perbaikan mesin di Batam tuntas Selasa malam ini agar masyarakat kembali beraktivitas dengan normal,” pungkasnya. (fji)



