Cetak Sejarah, Dua Personel SAR Natuna Lolos Seleksi Tim Elit Basarnas Special Group IV

NATUNA – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna mencatatkan capaian membanggakan di tingkat nasional.

Dua personelnya berhasil lolos seleksi dan terpilih menjadi bagian dari Basarnas Special Group (BSG) IV, tim khusus yang dipersiapkan untuk menghadapi operasi pencarian dan pertolongan dengan tingkat kesulitan serta risiko tinggi.

Kedua personel tersebut yakni Reza Aditya dan M. Hafazho Satyaji. Keduanya berhasil melewati rangkaian seleksi nasional yang diikuti personel dari berbagai Kantor SAR di Indonesia.

Setelah dinyatakan lolos, Reza Aditya dan M. Hafazho Satyaji akan mengikuti pendidikan serta pemusatan latihan bersama 58 personel terpilih lainnya dari seluruh Kantor SAR se-Indonesia.

Pendidikan dan pemusatan latihan tersebut dilaksanakan di Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Cariu, Bogor, Jawa Barat.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, S.E., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberhasilan dua personel tersebut.

“Selamat ya, kamu bisa ikut bergabung, luar biasa. Tetap fokus. Pesan saya, berikan yang terbaik. Saya akan doakan dan pantau kalian terus,” ujar Abdul Rahman.

Menurutnya, keberhasilan Reza dan Hafazho tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keduanya, tetapi juga menjadi capaian penting bagi Kantor SAR Natuna dalam pengembangan sumber daya manusia.

Abdul Rahman menjelaskan, Basarnas Special Group dipersiapkan sebagai kekuatan khusus dalam mendukung pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan yang membutuhkan kemampuan, kesiapan fisik, mental, serta keterampilan khusus.

“BSG adalah garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Mereka harus profesional, modern, dan teruji,” tegasnya.

Ia menilai, lolosnya dua personel Kantor SAR Natuna dalam seleksi BSG IV menunjukkan bahwa personel dari wilayah kepulauan dan perbatasan juga mampu bersaing dalam seleksi di tingkat nasional.

“Lolosnya dua personel kita menjadi bukti bahwa SDM Natuna mampu bersaing di tingkat nasional dan siap menghadapi tantangan geografis wilayah kepulauan dan perbatasan,” katanya.

Bagi Kantor SAR Natuna, capaian tersebut sekaligus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme seluruh personel.

Abdul Rahman berharap keberhasilan Reza Aditya dan M. Hafazho Satyaji dapat menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang pencarian dan pertolongan.

“Kami berharap ini menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme,” ujarnya.

Kantor SAR Natuna pun berkomitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan dan kualitas sumber daya manusia, sehingga mampu memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan secara optimal, khususnya dalam menghadapi karakteristik wilayah Natuna yang merupakan daerah kepulauan dan berada di kawasan perbatasan.

Dengan terpilihnya dua personel tersebut, Kantor SAR Natuna kini memiliki tambahan sumber daya manusia yang dipersiapkan untuk menghadapi berbagai tantangan operasi SAR berisiko tinggi di tingkat nasional. (Rap)