Wabup Natuna Dampingi Gubernur Kepri Peringati 1 Muharam 1448 H di Karimun

NATUNA – Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, mendampingi Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah yang dipusatkan di Tanjung Batu, Kabupaten Karimun, Kamis malam (2/7/2026).

Kehadiran Wakil Bupati Natuna dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Natuna dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat silaturahmi, serta membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat pada momentum pergantian Tahun Baru Islam.

Peringatan 1 Muharam berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah se-Kepulauan Riau, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan jemaah yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik dari sisi keimanan, akhlak, maupun semangat membangun daerah.

Menurutnya, semangat hijrah harus diwujudkan melalui penguatan persatuan, kebersamaan, serta kepedulian sosial sebagai fondasi dalam mewujudkan Kepulauan Riau yang maju, harmonis, dan sejahtera.

“Momentum Tahun Baru Islam ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, dan bersama-sama membangun daerah dengan semangat kebersamaan,” pesan Ansar.

Sementara itu, Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, menilai peringatan 1 Muharam tidak hanya menjadi agenda seremonial keagamaan, tetapi juga menjadi momen refleksi bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada daerah.

Ia mengatakan, makna hijrah harus dimaknai sebagai perubahan menuju pribadi yang lebih baik, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh aparatur pemerintah untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga perubahan menuju karakter yang lebih baik, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat komitmen dalam membangun daerah,” ujar Jarmin Sidik.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam hijrah, seperti kejujuran, kerja keras, persatuan, dan kepedulian sosial, perlu terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari agar pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi seluruh masyarakat.

Rangkaian peringatan Tahun Baru Islam tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kemajuan Provinsi Kepulauan Riau, serta kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah, khususnya daerah perbatasan seperti Kabupaten Natuna.

Melalui peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah ini, diharapkan semangat hijrah menjadi penguat persatuan, meningkatkan keimanan, serta mendorong sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan demi terwujudnya Kepulauan Riau dan Kabupaten Natuna yang semakin maju, religius, dan sejahtera. (Rap)