Safari Ramadan di Masjid Baitul Hikmah, Bupati Karimun Ajak Jemaah Perkuat Fondasi Iman dan Kemandirian Hidup

Bupati Iskandarsyah saat sambutan kegiatan Safari Ramadan di Teluk Paku, malam tadi. (ft kominfokarimun)

Karimun – Mengawali rangkaian ibadah di bulan suci yang penuh ampunan, Bupati Karimun menggelar Safari Ramadan di Masjid Baitul Hikmah, Paya Lebar, Teluk Paku, Senin (23/2/20236) malam tadi.

Dalam kunjungannya, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Ramadan 1447 H sebagai momentum transformasi diri, baik secara spiritual maupun kemandirian hidup.

Di hadapan para jemaah, Bupati menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kesempatan emas bagi umat Muslim untuk memperbaiki kualitas diri dan memperkokoh fondasi keimanan.

Dalam tausiyahnya, Bupati Karimun menyoroti tiga amalan utama yang menjadi kunci dalam meraih keberkahan dan rida Allah SWT selama bulan puasa:

Tadarus Al-Qur’an: Bupati mengimbau jemaah untuk meneladani para sahabat dan ulama terdahulu yang memuliakan bulan turunnya wahyu dengan mengkhatamkan Al-Qur’an. “Jadikan Al-Qur’an sebagai napas kehidupan kita selama bulan ini,” ujarnya.

Menghidupkan Malam (Qiyamul Lail): Pentingnya mendirikan salat berjamaah, mulai dari salat wajib, Tarawih, hingga Tahajud. Salat malam merupakan sarana komunikasi paling intim antara hamba dengan Sang Pencipta.

Berinfak dan Sedekah: Menumbuhkan empati sosial melalui berbagi. Bupati menegaskan bahwa kedermawanan adalah wujud nyata dari ketaatan seorang hamba.

Selain aspek ibadah mahdah, Bupati juga menyampaikan pesan penting mengenai kemandirian hidup. Ia berharap kedisiplinan yang terbentuk selama berpuasa—seperti mengatur waktu dan menahan hawa nafsu—dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun pribadi yang lebih mandiri dan produktif.

“Ramadan adalah momentum perubahan. Jika di bulan ini kita mampu disiplin beribadah, maka seharusnya setelah Ramadan, kita menjadi pribadi yang lebih tangguh, mandiri, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” tutur Bupati Karimun.

Kegiatan Safari Ramadan ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Karimun, agar dijauhkan dari marabahaya dan senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. (*/msa)