Bupati Aunur Rafiq Karimun Merasa Dihujat terkait Tertundanya Pembayaran TPP ASN

Bupati Aunur Rafiq usai melantik Dewan Hakim MTQ di gedung nasional, siang tadi. (ft yudi)

Karimun, Lendoot.com – Terkait tertundanya pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Karimun, membuat Bupati Aunur Rafiq gerah.

Pasalnya, tertundanya pembayaran TPP ASN Pemkab Karimun yang selama empat empat bulan  (Mei sampai Agustus 2024), dirinya merasa dihujat dan bahkan difitnah.

“Saya dihujat, bahkan difitnah, bahwa saya menggunakan APBD untuk kepentingan politik saya menghadapi Pilkada 2024. Itu adalah fitnah dan framing semata, dari akun-akun palsu dan media.”

“Ujaran rasis pun terjadi terhadap diri saya,” kata Bupati Rafq dalam pamflet yang tersebar berjudul INFO SEPUTAR AURA, MENJAWAB TPP ASN” yang beredar di media sosial, Selasa (20/8/2024).

Menyikapinya, kata Bupati Rafiq, dirinya telah maafkan itu semua dan tidak ada dendam dalam dirinya. “Itulah konsekuensi sebagai pemimpin yang harus saya terima dan terus berlapang dada,” katanya.

Namun, katanya, publik harus tahu terkait framing negatif dan yang sebenarnya terjadi. “Dan kami yakin bahwa kita semua berada di jalan yang benar,” katanya.

Dalam selebaran tersebut, Bupati Rafiq meminta kepada ASN Karimun untuk bersabar. Kondisi hari ini pemerintahan daerah bukan hanya karimun yang mengalami hal serupa. Bahkan ada yang lebih parah dari yang kita alami.

“Ada daerah lain yang sampai 9 bulan TPP belum dibayarkan, ada pula yang tidak dibayarkan atau (hangus).”

“Dalam sejarahnya kita tidak pernah sampai tidak membayarkan TPP, walau terjadi keterlambatan tetap kita bayarkan. Ini semua tergantung situasi keuangan daerah kita baik kebutuhan belanja dan pendapatan daerah,” paparnya. (msa)