Lingga, Lendoot.com – RSUD Raja Ahmad Tabib berkomitmen untuk menjadi pusat rujukan utama dalam bidang kardiovaskular atau penyakit jantung di Provinsi Kepri.
Ini diperkuat dengan penunjukan RSUD Raja Ahmad Tabib sebagai rumah sakit jejaring pengampuan Pelayanan Kardiovaskular Strata Utama di wilayah Kepri oleh Kementerian Kesehatan RI.
Angka rujukan pasien penyakit jantung ke luar Kepri cukup tinggi. Tindakan intervensi jantung non-bedah di RSUD Raja Ahmad Tabib, sekarang angka rujukan tersebut berhasil dikurangi secara signifikan.
“Sejak 10 Mei 2023, kami telah melayani tindakan intervensi jantung non-bedah dua kali seminggu, yaitu pada hari Selasa dan Kamis,” ungkap Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib, dr Yusmanedi.
Hingga Februari 2024, tercatat 143 pasien dengan rentang usia 38 hingga 70 tahun telah mendapatkan layanan, dengan mayoritas pasien adalah laki-laki.
Untuk meningkatkan kualitas layanan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM), RSUD Raja Ahmad Tabib mengadakan kegiatan Proctorship Diagnostik Invasif dan Intervensi Non-Bedah bekerja sama dengan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. (amr)




