Karimun, Lendoot.com – Penipuan dengan modus memberi kabar kecelakaan si anak kepada orangtua, mulai terjadi lagi. Kali ini terjadi pada seorang warga di Karimun.
Atas kejadian itu, si orangtua calon korban mempostingnya di media sosial agar warganet lainnya tidak menjadi korban si penipu.
Kejadian ini mendapat respon Dinas Kominfo dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Karimun. Melalui Sekretaris Diskominfo Karimun, Irwan Dinovri menyebarkan informasi dan memberikan imbauannya.
“Para orang tua tetap tenang, mengkroscek informasi atau kabar yang diterima tetang anak-anaknya. Tidak buru-buru mentransfer uang yang diminta. Laporkan nomor telepon pelaku ke pihak terkait untuk diblokir,” ujar Irwan Dinovri.
Irwan juga menyebarkan brosur imbauan untuk mencegah penipuan terhadap orang tua siswa ke sekolah-sekolah dan juga medsos.
Sebelumnya, melalui sambungan telepon, si penipu dengan modus memberi kabar anak calon korbannya mengalami kecelakaan di sekolah. Dalam aksinya, si penipu mengatasnamakan dari pihak sekolah.
Kemudian pelaku meminta kiriman sejumlah uang untuk membeli obat atau penanganan darurat puluhan juta rupiah.
Untungnya para orangtua siswa yang mendengar kabar itu tidak langsung mengirim uang ke pelaku. Dalam membuktikannya, orang tua mendatangi sekolah dan juga rumah sakit. (yud)




