Atasi Over Kapasitas, Rutan Karimun Usulkan Penambahan Ruang Tahanan

Karimun, Lendoot.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Tanjungbalai Karimun usulkan penambahan ruang tahanan kepada Pemerintah Kabupaten Karimun.

Usulan itu telah disampaikan Karutan Karimun Yogi Suhara kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq beberapa waktu lalu.

Adapun usulan itu mempertimbangkan kondisi Rutan Karimun yang telah over kapasitas sejak tahub 2017 lalu.

Karutan Karimuh Yogi Suhara mengatakan, usulan itu telah disampaikan kepada Pemda Karimun sebagai pengganti lahan seluas 3.000 meter persegi yang digunakan Pemerintah untuk kebutuhan infrastruktur jalan di kawasan Coastal Area.

“Kita minta bantuan Pemda Karimun yang terpotong lahan kita di kawasan Coastal seluas 3.000 meter persegi untuk pembangunan infrastruktur jalan. Pak Kanwil juga sudah bertemu pak Bupati membicarakan hal itu,” ujar Yogi.

Ia mengatakan, respon Pemkab Karimun atas usulan itu sangat baik, dimana akan ada dua opsi yang akan dilakukan, yakni membangun ruang tahanan dengan cara menambah ruangan keatas atau ditingkat, atau membuka bangunan baru di lahan lain.

“Antara dibangun tingkat, atau dibangun di lahan lain. Tergantung analisis dari PUPR nanti,” katanya.

Menurutnya, bangunan tersebut nantinya digunakan untuk mengatasi kondisi over kapasitas yang telah dialami Rutan Karimun sejak tahun 2017 lalu.

Yogi menjelaskan, saat ini dari 34 ruang tahanan yang dimiliki tidak mampu menampung banyaknya para warga binaan, bahkan telah melebihi 100 persen dari kapasitas yang semestinya.

“Kapasitas kamar tahanan hanya 254 dengan total 34 kamar. Sementara saat ini telah diisi sebanyak 545 orang. Di mana satu ruangan bisa diisi 25 hingga 40 orang,” jelasnya.

Untuk itu, kata Yogi, bantuan kamar tahanan baru bisa menjadi solusi untuk mengatasi over kapasitas di Rutan Karimun yang terjadi.

“Atau bisa kita disiapkan lahan dan dibangunkan bangunan ruang tahanan dilengkapi sarana prasarana mendukung. Tapi kan Pemda sedang pelajari. Apakah nanti akan dibangun tingkat atau dicarikan lokasi lain,” katanya.

(rko)