Karimun, Lendoot.com– Setelah sempit untuk melakukan aksi dugaan penipuan secara langsung, pelaku usaha Raja Sop Tulang menarik korbannya melalui media sosial.
Setelah Heri yang mengaku telah mengalami dugaan penipuan investasi kuliner bodong Raja Sup Tulang oleh EB sebesar Rp130 juta, kini korban baru EK (46), juga mengalami nasib serupa.
Jika Heri sebelumnya ditipu secara betatap muka langsung dengan EB, sementara EK terbujuk rayu pelaku lewat aplikasi media sosial, MiChat.
EK menuduh pelakunya adalah orang yang sama, yakni, pemilik Rajanya Sup Tulang, berinsial (EB). Kepada wartawan, EK Kokohua mengaku mengalami kerugian sebesar Rp17 juta.
Awalnya, EK mengaku mengenal EB melalui aplikasi media sosial Michat. “Saya lihat profilnya ada Rajanya Sop Tulang, karena penasaran di situ pertama kalinya saya mulai berkomunikasi dengan EB,” cerita EK
Sialnya, di hari kedua mengenal EB, EK langsung ditodong pinjaman sejumlah uang untuk biaya perobatan di RSBT.
“Besok siang saya chating EB lagi dan dia mengaku di rumah sakit RSBT diopname karena jatuh di hotel. Lalu EB meminjam uang dengan saya sebesar Rp1 juta untuk bayar Rumah Sakit. Dalam tempo tiga hari dikembalikan setelah ada pembayaran uang katering dari Dinas Pariwisata,” katanya
Setelah itu, EB kerap meminjam uang pada EK dan tidak dikembalikan. Totalnya telah mencapai Rp17 juta.
Ditunggu tak juga ada niat EB mengembalikan uang tersebut, sesaat itulah akhirnya EK melaporkan EB ke pihak berwajib. (cph)




