7 Anak di Kecamatan Moro Terbawa Arus Laut Pasang! Satu Anak Lagi Belum Ditemukan

Tim SAR dan warga saat mencari seorang bocah yang masih belum ditemukan di Moro, sore tadi. (ft polsekmoro)

Karimun, Lendoot.com – Sebanyak tujuh orang anak-anak atau tergolong masih bocah di Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri dikabarkan hanyut terbawa arus deras saat berenang di laut, Minggu (12/4/2024) sekitar pukul 15.30 WIB.

Dalam kejadian itu, enam orang dinyatakan selamat dan seorang lagi atas nama Muhammad Ridwan berusia 7 tahun masih dalam proses pencarian.

Kabr tersebut dibenarkan Kapolsek Moro AKP Rizal Rahim. “Personel Polsek Moro, Babinsa, Satpol PP dan masyarakat Desa Pauh melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan,” ujarnya singkat.

Selain itu, Kapolsek juga langsung melakukan koordinasi dengan Basarnas Kabupaten Karimun sesaat setelah mendapat laporan kejadian tersebut. Kordinasi juga dilakukan ke Satpolairud Polres Karimun, Bhabinsa Desa Pauh dan Perangkat Desa Pauh

 Dari informasi yang didapat dari beberapa sumber, korban selamat atas nama Zahri usia 9 tahun (laki-laki), Muhammad Fahris usia 10 tahun (laki-laki), Nurhasanah usia 12 tahun (rerempuan).

Ada juga Rhalisa Syahira berusia 9 tahun (perempuan), Febri usia 12 tahun (laki-laki) dan Imbo 11 tahun (laki-laki).

Selain itu, salah satu orang tua anak inisial H (laki-laki), warga Pauh Timur RT 001 RW 001 Desa Pauh, Kecamatan Moro yang ingin menyelamatkan anak-anak yang terseret arus pasang laut ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Tujuh bocah Desa Pauh sekira pukul 15.30 WIB berenang di pelantar belakang rumah warga inisial L.

Pukul 16.00 WIB, tiba-tiba air laut pasang, kemudian anak-anak tersebut terbawa arus ketengah laut dan terpencar sambil berteriak minta tolong.

Seorang warga berinisial R mendengar teriakan anak-anak tersebut dari dalam rumahnya. Ia pun langsung turun berenang untuk menolong dibantu nelayan yang berada dilokasi tersebut.

Tidak lama kemudian H orang tua dari Nurhasanah juga ikut turun membantu untuk menolong anak-anam tersebut. H dan anaknya ikut terbawa arus dan mengakibatkan H tenggelam dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian seorang anak atas nama Muhammad Ridwan usia 7 tahun. (*/rsd)