ilustrasi covid-19. (internet)

Karimun, Lendoot.com – Menurut keterangan Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi, Jumat (13/11/2020), jumlah pasien meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 di Karimun di Kabupaten Karimun mencapai 12 orang.

Terakhir, Kamis (12/11/2020) seorang perempuan berusia 91 tahun meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif.

Kasus positif Covid-19 terus mengalami penambahan setiap harinya. Sejauh ini, tercatat 221 kasus positif sudah ditemukan. Antara lain; 66 orang masih menjalani perawatan, 12 orang meninggal dunia dan 143 dinyatakan sembuh.

“Setelah sampel swab diperiksa, ternyata positif terpapar Covid-19. Dengan bertambahnya satu orang yang meninggal akibat Covid-19, maka jumlah yang meninggal di daerah kita menjadi 12 orang,” kata Rachmadi.

Rachmadi mengatakan, pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 itu telah dimakamkan berdasarkan protokol kesehatan Jumat (13/11/2020) pagi.

Saat ini katanya, Tim Gugus Tugas telah melakukan Traking terhadap orang- orang yang pernah kontak erat dengan pasien meninggal tersebut.

Hanya saja, untuk klaster pihaknya belum mengetahui. Sebab, pasien yang meninggal selain berusia lanjut juga tidak ada bepergian kemana-mana.

“Sejalan traking, sekaligus melihat riwayat sebelum pasien masuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ujar Rachmadi.

Ia mengatakan, selain kasus meninggal dunia tersebut, per 13 November 2020 pihaknya menerima hasil pemeriksaan swab yang telah dikirimkan ke BTKL PP Batam. Hasilnya, 8 orang kembali terkonfirmasi positif.

”Kita dapat laporan hanya satu kasus saja. Kemudian, menjelang sore ada tambahan lagi satu kasus. Dan sampai malam ada enam kasus lagi. Sehingga, totalnya ada delapan kasus dengan ditambah yang meninggal dunia itu,” katanya.

Rachmadi meminta pihaknya terus meningkatkan kedisiplinan akan protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M dalam setiap aktifitas.

“Kita minta sekali lagi agar masyarakat terus disiplin mematuhi protokol kesehatan. Kita membutuhkan peran masyarakat dalam menekan angka peredaran Covid-19 di Karimun,” katanya. (rko)