Warga Kampung Harapan Ditemukan Meninggal di Pintu Air Kolong Karimun

Mayat lelaki yang ditemukan warga yang sedang bersantai di Pintu Air Sei Lakam itu bernama Saharuddin Ritongga (75). Korban diketahui sebagai Warga Kampung Harapan Kelurahan Harjosari Kecamatan Tebing. Kapolsek Balai Kompol Edy Wiyanto menjelaskan, korban yang dikenal dengan sapaan Opung itu ditemukan meninggal dunia oleh seorang warga, Nila Wati (38). Nila Wati yang sebelumnya sudah mengenal Opung mencoba memanggil-manggil korban yang sedang duduk diatas meja kayu (TKP), namun korban bergeming.

Karimun, Lendoot.com – Mayat seorang lelaki ditemukan warga di Pintu Air Kolong Sei Lakam Jalan Ahmad Yani Kecamatan Sungai Lakam Timur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Jumat (31/3/2023) sekitar pukul 16.00 WIB.

Mayat lelaki yang ditemukan warga yang sedang bersantai di Pintu Air Sei Lakam itu bernama Saharuddin Ritongga (75). Korban diketahui sebagai Warga Kampung Harapan Kelurahan Harjosari Kecamatan Tebing.

Kapolsek Balai Kompol Edy Wiyanto menjelaskan, korban yang dikenal dengan sapaan Opung itu ditemukan meninggal dunia oleh seorang warga, Nila Wati (38).

Nila Wati yang sebelumnya sudah mengenal Opung mencoba memanggil-manggil korban yang sedang duduk diatas meja kayu (TKP), namun korban bergeming.

Selanjutnya, Nila menanyakan kondisi korban, kemudian bertanya kepada korban apakah mau berobat? Kemudian saksi pergi ke tempat Salbiah, penjual kerang yang berada di samping TKP dan menceritakan kondisi korban.

BACA JUGA

Ketegaran Para Isteri TNI di Balik Keberangkatan Suami Bertugas ke Papua

Sekitar pukul 16.00 WIB, saksi kembali ke tempat korban karena mendengar suara merintih dari korban dan suara nafas tersendat-sendat. Saksi mendekati korban untuk membangunkan korban yang masih duduk bersandar di atas meja kayu itu.

Menurut pengakuan saksi, korban tidak menjawab ketika ditanyai dan tubuh korban tidak ada tanda gerakan lagi. Lalu, Nila memberitahukan kepada saksi lainnya, Syamsurizal (53).

Kedua saksi melakukan pengecekan kondisi korban dengan cara memegang lutut dan tangan korban yang sudah dalam kondisi suhu tubuh mendingin.

Para saksi memberitahukan kepada warga sekitar dan kemudian diketahui personel Satsabhara Polres Karimun yang kebetulan sedang patrol di kawasan itu.

Sekitar pukul 16.20 WIB tim inafis Polres Karimun melakukan olah TKP. Kemudian membawa korban ke RSUD Muhammad Sani guna dilakukan tindakan lebih lanjut.

“Kondisi tubuh korban belum kaku dan suhu tubuh sudah dingin. Secara kasat mata ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, diduga korban meninggal dunia karena penyakit yang diderita,” ungkap Kapolsek Balai seperti dikutip dari rcmnews. 

Dari hasil olah TKP, kondisi korban ditemukan dalam keadaan terbaring miring ke sebelah kiri yang berada diatas meja kayu. Barang bukti yang ditemukan berupa sebuah tas warna hitam yang berisikan identitas korban dan pakaian korban serta obat-obatan. (*/msa)