Natuna, Lendoot.com – Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda meminta ASN (aparatur sipil negara) dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Natuna mengapreaiasi produk lokalnya.
Seperti saat menyicipi mie yang diberi nama Natuna Mie sebagai produksi siswa SMK Negeri 2 Bunguran Barat, atau lebih dikenal dengan SMK Pertanian Batubi, hal ini disampaikannya.
Di sela menghadiri kegiatan pelatihan keterampilam perempuan yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Marlin Agustina di Natuna Dive Resort, Sepempang, Minggu (11/12/2022).
“Mie yang dihasilkan ini lebih sehat, karena tidak mengandung bahan pengawet dan berasal dari campuran buah naga dan tepung terigu dan bahan lain yang aman untuk di konsumsi,” ujar Rodhial Huda.
Untuk mempopulerkan produk mie tersebut, Wabup meminta pihak sekolah lebih gencar melakukan promosi, melalui media sosial maupun bekerjasama langsung dengan para penjual mie baso maupun mie ayam di Ranai.
Wabup juga meminta, supaya ASN maupun OPD apabila berbelanja lebih mendahulukan belanja produk lokal. Misalnya beras, belilah beras dari petani lokal di Batubi, termasuk mie hasil siswa SMK tersebut juga harus menjadi rekomendasi apabila mereka akan melakukan kegiatan.
“Mari kita berdayakan produk lokal, supaya para petani dan pengusaha makanan lokal juga terus berkembang,” ucapnya.
Sementara itu Kepala SMKN 2 Bunguran Barat, Subihi menjelaskan latar belakang terciptanya produk mie tersebut, menurutnya pasca pandemi Covid-19 mendorong kita berpikir inovtif, ditambah era kompetitip digitalisasi dan bonus demografi masa kini.
“Inovasi bisa di awali dari setiap individu dan dibangun dari rumah tangga,” ucapnya.
Subihi menyampaikan Natuna Mie (Mie Sehat) hadir dalam upaya generasi mendatang mulai dari usia anak-anak sampai ke usia lanjut dapat menkonsumsi makan yang di suguhkan bersumber dari buah-buahan umbi-umbian kaya serat nabati dan serta sumber dari sayuran secara simple dan murah.
Meskipun belum diproduksi secara masal saat ini pihaknya sudah mulai memasarkan produk tersebut meskipun masih dalam sekala terbatas.
Di hadapan Wagub Rodhial iya berharap, adanya dukungan pemerintah, terutama dalam hal pemasaran supaya produk tersebut dapat diproduksi secara masal dan banyak. (dan)




