Karimun – Ratusan warga Desa Perayun, Kecamatan Kundur Utara, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri berunjukrasa di depan kantor desa, Kamis (2/1/2025).
Aksi masyarakat yang tergabung dalam forum RT-RW se-Desa Perayun ini untuk menuntut Kepala Desa (Kades) Perayun, Tarub Murdiono mundur dari jabatannya.
Alasan desakan mundur Kades ini karena masyarakat menilai sejumlah proyek pembangunan mangkrak sehingga belum dibayarkannya upah pekerja, dan juga terkait pendistribusian BLT yang dinilai tak beres. Selain itu, gaji guru tumah baca, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lansia, dan insentif kader Posyandu.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Karimun, Jackie Stewart Touw yang membenarkan adanya aksi protes warga tersebut.
Aksi tersebut dipimpin Ketua RW 02, Dusun II, Desa Prayun, Assayed. Selain demo, masyarakat juga sempat melakukan aksi penyegelan terhadap ruangan Kades Prayun.
Penyebab secara pasti, jelas Jeckie, laporan terkait aksi teresebut pasti belum diterimanya. “Yang pasti saat ini Camat beserta perwakilan masyarakat sedang dalam perjalanan untuk datang melapor ke Dinas PMD atas saran camat,” katanya.
Jackie menyebutkan, masyarakat menilai bahwa selama ini pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanda Desa (APBDes) Prayun dilakukan tidak secara transparan. “Tuntutan salah satunya adalah soal pengelolaan APBDes,” ujarnya. (msa)




