TMMD TNI AL di Kampung Melayu Resmi Ditutup, Pangkoarmada I: Perkuat Ketahanan Wilayah dan Beri Manfaat Nyata

Suasana penutupan TMMD TNI AL di Tanjungpinang, pagi tadi. (ft kominfotpi)

Tanjungpinang – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) TNI Angkatan Laut Tahun Anggaran 2025 di Kampung Melayu, Kelurahan Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota, resmi ditutup oleh Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla, pada Kamis (6/11/2025).

Laksamana Muda Haris Bima Bayuseto menegaskan TMMD adalah wujud nyata pengabdian TNI AL kepada rakyat untuk mempercepat pembangunan daerah dan memperkuat ketahanan wilayah.

“TMMD bukan hanya kegiatan fisik, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan. Fasilitas yang telah dibangun ini harus dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh masyarakat,” pesan Pangkoarmada I.

Manfaat Infrastruktur dan Sosial yang Nyata

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pelaksanaan TMMD TNI AL di wilayahnya.

“Kegiatan ini memberi dampak nyata, bukan hanya memperbaiki sarana fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong. Atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI AL,” ujar Raja Ariza.

Aster Pangkoarmada I, Kolonel Laut (P) Dwi Atmojo selaku Komandan Satgas TMMD TNI AL, menjelaskan program yang berlangsung sejak 22 Oktober hingga 6 November 2025 ini meliputi pembangunan fisik dan nonfisik.

Kegiatan fisik di antaranya Perbaikan sumber air bersih, perawatan kamar mandi umum, telaga pencucian, serta renovasi tempat ibadah (Gereja Katolik St. Maria Goretti, masjid, dan surau). Perbaikan lapangan takraw dan voli.

Kegiatan non-fisiknya Penyuluhan kesehatan (demam berdarah), bakti sosial, pengobatan gratis, khitanan massal bagi 14 anak, dan penyaluran paket sembako.

Penutupan TMMD diakhiri dengan penyerahan bantuan sosial oleh Pangkoarmada I kepada perwakilan warga Kampung Melayu. (*/fji)