Tim Pembina Posyandu Kabupaten Natuna 2025-2030 Resmi Dilantik, Fokus pada Layanan Lintas Sektor

Pelantikan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Natuna, pagi tadi. (ft rusdiandika)

Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar acara Pelantikan Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Kabupaten Natuna Masa Bakti 2025–2030 di Gedung Sri Serindit pada Jumat (22/8/2025) pagi. Acara berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Natuna, Jarmin, SE.

Setelah pembacaan Surat Keputusan Bupati Natuna, para pengurus Tim Pembina Posyandu menerima ucapan selamat, menandai awal masa bakti lima tahun ke depan.

Enam Standar Pelayanan Minimal (SPM)

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Natuna, Ny. Syafartidah Jarmin, dalam sambutannya menekankan bahwa Posyandu kini tidak hanya berfokus pada bidang kesehatan, tetapi telah bertransformasi menjadi layanan masyarakat lintas sektor sesuai 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Posyandu tidak lagi terbatas pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menyentuh bidang pendidikan, perumahan rakyat, pekerjaan umum, ketentraman dan ketertiban umum, serta sosial,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk bekerja dengan penuh semangat, berkoordinasi lintas instansi, menghadirkan inovasi, dan tidak pernah lelah mengabdi untuk masyarakat.

“Selamat bekerja kepada seluruh pengurus TP Posyandu Kabupaten Natuna. Mari kita bersama membangun Natuna yang lebih sejahtera, dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil masyarakat,” tambahnya.

Wakil Bupati Tekankan Inovasi dan Kolaborasi

Sementara itu, Wakil Bupati Natuna, Jarmin, SE, menegaskan peran penting Posyandu sebagai pilar pelayanan kesehatan dasar yang strategis. Ia menyebut, keberhasilan Posyandu hanya dapat tercapai melalui kolaborasi seluruh pihak.

“Posyandu harus kita jadikan gerakan sinergis. Saya berharap pengurus segera menyusun program kerja yang realistis dan berdampak nyata, serta menghadirkan inovasi dalam pengelolaan Posyandu. Dengan semangat kebersamaan, Posyandu bisa menjadi layanan yang profesional, mandiri, dan modern,” ujarnya.

Jarmin juga berpesan agar kader Posyandu terus mengembangkan model pelayanan berbasis kearifan lokal sesuai karakteristik masyarakat Natuna.

“Ini bukan hanya sekadar bentuk kepercayaan, tetapi juga amanah besar. Jadilah agen perubahan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Natuna,” pungkasnya.

Pelantikan Tim Pembina Posyandu ini diharapkan menjadi momentum awal gerakan bersama dalam meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat. Dengan kolaborasi, inovasi, dan dedikasi, Posyandu di Natuna diharapkan semakin berdaya dan mampu menjawab tantangan zaman. (rap)